Pemakaman Vidi Aldiano di TPU Tanah Kusir Diwarnai Hujan dan Haru
Prosesi Pemakaman Vidi Aldiano, penyanyi dan penulis lagu berbakat, berlangsung penuh haru di TPU Tanah Kusir. Simak detail momen terakhir sang musisi yang berjuang melawan kanker ginjal.
Jenazah penyanyi dan penulis lagu Vidi Aldiano telah dimakamkan pada Minggu, 8 Maret 2026, di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Prosesi pemakaman ini berlangsung dalam suasana duka yang mendalam, diiringi guyuran hujan yang menambah syahdu suasana. Keluarga, kerabat dekat, serta sejumlah rekan musisi dan figur publik turut hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada mendiang.
Sebelum dikebumikan, jenazah Vidi Aldiano disalatkan di masjid yang berlokasi dekat rumah duka di Jalan Kecapi 57, Cilandak Barat, Jakarta Selatan. Setelah salat jenazah, iring-iringan pengantar jenazah kemudian bergerak menuju TPU Tanah Kusir, tempat peristirahatan terakhir sang musisi. Kedatangan jenazah di area pemakaman diperkirakan sekitar pukul 08.00 WIB, menandai dimulainya prosesi inti pemakaman.
Vidi Aldiano, yang memiliki nama asli Oxavia Aldiano, meninggal dunia pada Sabtu, 7 Maret 2026, pukul 16.33 WIB di usia 35 tahun. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi industri musik Tanah Air, terutama setelah perjuangan panjangnya melawan kanker ginjal. Kabar duka ini sebelumnya telah disampaikan oleh keluarga dan rekan-rekan musisi melalui berbagai platform media sosial, memicu gelombang ucapan belasungkawa dari seluruh penjuru.
Prosesi Haru di Tanah Kusir
Prosesi pemakaman Vidi Aldiano di TPU Tanah Kusir berlangsung khidmat dan penuh haru, dengan rintik hujan yang tak henti-hentinya membasahi area pemakaman. Hujan seolah menjadi saksi bisu kepergian musisi yang dikenal dengan suara merdunya ini. Para pelayat yang hadir, termasuk istri Vidi, Sheila Dara, serta keluarga inti, tampak tegar namun tak kuasa menahan air mata.
Area pemakaman dipenuhi oleh keluarga besar dan sahabat dekat yang ingin mengantar Vidi ke tempat peristirahatan terakhirnya. Tidak hanya itu, warga sekitar juga memadati area depan pemakaman, menunjukkan betapa besar rasa kehilangan dan cinta masyarakat terhadap sosok Vidi Aldiano. Mereka berjejer rapi, menyaksikan momen perpisahan terakhir dengan idola mereka.
Jenazah Vidi Aldiano dimakamkan di Blok AA1 Blad 174 TPU Tanah Kusir, sebuah lokasi yang berada di area belakang makam proklamator Bung Hatta. Pemilihan lokasi ini menambah kekhusyukan prosesi, menempatkan Vidi di antara tokoh-tokoh penting bangsa. Doa-doa terus dipanjatkan mengiringi proses penurunan jenazah ke liang lahat, berharap mendiang mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
Perjalanan Hidup dan Perjuangan Melawan Penyakit
Vidi Aldiano dikenal sebagai salah satu penyanyi dan penulis lagu berbakat di Indonesia yang memulai kariernya pada tahun 2008. Sepanjang kariernya, ia telah menghasilkan banyak karya populer dan meraih berbagai penghargaan. Namun, di balik kesuksesannya, Vidi juga menghadapi perjuangan berat melawan penyakit kanker ginjal yang dideritanya selama beberapa tahun terakhir.
Penyakit ini pertama kali terdeteksi secara tidak sengaja pada akhir tahun 2019, ketika Vidi memeriksakan kondisi suaranya yang tiba-tiba hilang. Sejak saat itu, Vidi harus menjalani serangkaian pengobatan intensif, termasuk kemoterapi, sambil tetap berusaha berkarya dan menghibur para penggemarnya. Ia sempat mengumumkan hiatus sementara dari dunia hiburan pada November 2025 untuk fokus pada pemulihan kesehatannya.
Meskipun berjuang melawan penyakit yang ganas, Vidi Aldiano selalu menunjukkan semangat dan optimisme. Ia sering membagikan perjalanannya kepada publik, menginspirasi banyak orang dengan ketabahannya. Kepergiannya pada usia muda menjadi pengingat akan kerapuhan hidup, sekaligus meninggalkan warisan karya-karya indah yang akan selalu dikenang.
Dukungan dan Penghormatan Terakhir
Kabar meninggalnya Vidi Aldiano sontak mengejutkan banyak pihak, terutama para sahabat dan rekan musisi yang telah lama mengenalnya. Ucapan duka dan belasungkawa mengalir deras dari berbagai kalangan, baik melalui media sosial maupun secara langsung di rumah duka. Musisi seperti Andi Rianto, Melly Goeslaw, dan Deddy Corbuzier termasuk di antara mereka yang mengungkapkan rasa kehilangan mendalam.
Sejak Sabtu malam hingga Minggu pagi, rumah duka Vidi di Cilandak dipadati oleh para pelayat. Sejumlah figur publik seperti Rizky Febian, Thariq Halilintar, Prilly Latuconsina, Raffi Ahmad, dan Luna Maya terlihat hadir untuk memberikan penghormatan terakhir dan menguatkan keluarga yang ditinggalkan. Kehadiran mereka menunjukkan betapa Vidi Aldiano memiliki tempat istimewa di hati banyak orang.
Momen pemakaman ini menjadi bukti nyata betapa Vidi Aldiano adalah sosok yang dicintai dan dihormati. Meskipun telah tiada, karya-karya dan semangatnya akan terus hidup dalam ingatan para penggemar dan seluruh insan musik Indonesia. Kepergiannya meninggalkan lubang yang sulit terisi, namun kenangan akan kebaikan dan talentanya akan abadi.
Sumber: AntaraNews