KRL Anjlok di Stasiun Jakarta Kota, KAI Commuter Jelaskan Dampaknya
Vice President Corporate Secretary KAI Commuter, Joni Martinus, menyampaikan permintaan maaf.
Insiden anjloknya kereta rel listrik (KRL) Commuter Line dengan nomor perjalanan 1189 yang melayani rute Bogor–Jakarta Kota terjadi saat memasuki area Stasiun Jakarta Kota pada Selasa pagi (5/8). Akibat kejadian ini, kepadatan penumpang pun tak terhindarkan di sejumlah stasiun sepanjang jalur tersebut.
Vice President Corporate Secretary KAI Commuter, Joni Martinus, menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh pengguna jasa yang terdampak peristiwa ini.
"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh pengguna yang terdampak. Keselamatan dan kenyamanan pengguna tetap menjadi prioritas utama kami," ujar Joni dalam pernyataan resminya, Selasa (5/8).
Joni menegaskan bahwa seluruh penumpang telah berhasil dievakuasi dari rangkaian yang tergelincir, tanpa adanya korban. Petugas yang berada di lapangan segera mengambil langkah-langkah pengamanan.
"Keselamatan penumpang menjadi prioritas utama kami, dan segera melakukan tindakan untuk menghindari potensi bahaya lebih lanjut," katanya.
Proses penanganan langsung dilakukan oleh tim teknis, termasuk pengangkatan rangkaian yang keluar jalur dan pengecekan kondisi infrastruktur. Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada kerusakan lanjutan yang bisa membahayakan perjalanan berikutnya.
"KAI Commuter juga akan melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab pasti dari insiden ini," ujar dia.
Akibat gangguan ini, sejumlah perjalanan KRL khususnya dari arah Bogor menuju Jakarta mengalami penyesuaian pola operasi. Jalur Bogor–Manggarai yang merupakan salah satu lintasan tersibuk pada pagi hari terdampak cukup signifikan.
"Kami akan memberikan pembaruan lebih lanjut segera setelah kami memperoleh informasi lebih lanjut. Untuk perjalanan kereta api kami akan terus memberikan informasi terkini kepada pelanggan," kata Joni.