Indonesia Genjot Promosi Internasional Belitung UNESCO Geopark dan Desa Wisata
Kemenekraf akan meningkatkan promosi internasional Belitung UNESCO Geopark, menarik lebih banyak wisatawan mancanegara ke desa wisata, sekaligus mendukung revalidasi status geopark global yang dijadwalkan pada Agustus.
Indonesia akan mengintensifkan promosi internasional Belitung untuk menarik lebih banyak wisatawan mancanegara. Langkah ini juga bertujuan mendukung revalidasi status Belitung sebagai UNESCO Global Geopark serta memperluas koperasi pariwisata. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Widiyanti Putri Wardhana menyampaikan hal tersebut pada Minggu (05/7) di Tanjung Kelayang, Belitung.
Wardhana menegaskan bahwa Kemenekraf akan terus berupaya meningkatkan kualitas destinasi wisata Belitung. Selain itu, perluasan promosi ke luar negeri akan dilakukan secara masif untuk menarik kunjungan wisatawan internasional. Program ini juga menyasar penguatan desa wisata melalui koperasi.
Pernyataan ini disampaikan dalam acara peluncuran program integrasi kelompok sadar wisata melalui koperasi. Belitung sendiri telah ditetapkan sebagai destinasi prioritas dalam rencana pembangunan jangka menengah Indonesia oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).
Peningkatan Destinasi dan Peran Koperasi Wisata
Inisiatif peningkatan pariwisata Belitung ini sejalan dengan kerja sama antara Kemenekraf dan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (KemenKopUKM). Kolaborasi ini bertujuan untuk memperkuat desa wisata melalui koperasi pariwisata berkualitas tinggi. Delapan desa wisata telah terpilih untuk fase percontohan program ini, dengan rencana perluasan ke lebih banyak destinasi di seluruh Indonesia.
Menteri Wardhana juga menyampaikan apresiasi kepada Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Ferry Juliantono atas dukungannya. Dukungan tersebut berupa program pendampingan dan peningkatan kapasitas bagi desa-desa wisata. Tiga desa wisata di Belitung bahkan telah meraih penghargaan dan menunjukkan peningkatan daya saing.
Koperasi yang kuat diharapkan dapat mempercepat pengembangan pariwisata di pulau Belitung. Penguatan ini menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem pariwisata yang berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal. Dengan demikian, Belitung UNESCO Geopark akan semakin dikenal di mata dunia.
Revalidasi UNESCO Global Geopark Belitung
Selain fokus pada pengembangan desa wisata, kunjungan Menteri Wardhana juga mengkoordinasikan revalidasi UNESCO Global Geopark Belitung. Proses revalidasi ini dijadwalkan akan berlangsung pada bulan Agustus mendatang. Status Belitung UNESCO Geopark menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang mencari pengalaman alam dan budaya.
Wardhana mendesak seluruh pemangku kepentingan untuk bekerja sama demi mempertahankan penetapan Belitung sebagai UNESCO Global Geopark. Kolaborasi aktif dari berbagai pihak sangat krusial untuk memastikan semua persyaratan terpenuhi. Hal ini akan memperkuat posisi Belitung di kancah pariwisata global.
“Kami berharap Belitung UNESCO Global Geopark akan mencapai kedudukan yang lebih tinggi lagi,” ujar Wardhana. Peningkatan status ini tidak hanya akan meningkatkan citra Belitung, tetapi juga berpotensi menarik lebih banyak investasi dan kunjungan wisatawan, terutama yang tertarik pada geopark dan keberlanjutan.
Sumber: AntaraNews