Panggung balap Red Bull Rookies Cup 2025 telah menemukan juaranya setelah drama menegangkan di Sirkuit Dunia Misano Marco Simoncelli. Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, harus menelan pil pahit setelah gagal finis (DNF) pada balapan pertama yang berlangsung pada Sabtu, 14 September.
Insiden yang melibatkan Veda dengan pembalap Kirgizstan, Yaroslav Karpushin, di tikungan 14 saat balapan menyisakan empat lap, secara otomatis mengubur mimpinya untuk meraih gelar juara. Keadaan ini membuka jalan lebar bagi kompetitor utamanya, Brian Uriarte, yang berhasil memenangi balapan tersebut.
Kemenangan Uriarte di Misano tidak hanya memberinya tambahan 25 poin, tetapi juga mengukuhkan posisinya sebagai juara Red Bull Rookies Cup 2025 dengan total 216 poin. Sementara itu, Veda Pratama tertahan di 170 poin, dan kini harus berjuang untuk merebut kembali posisi runner-up yang sempat ia pegang.
Advertisement
Advertisement
Balapan pertama di Sirkuit Dunia Misano Marco Simoncelli menjadi penentu gelar juara Red Bull Rookies Cup 2025. Veda Ega Pratama, pembalap andalan Indonesia, terlibat dalam insiden yang membuatnya terjatuh dan tidak dapat melanjutkan balapan. Insiden ini terjadi di tikungan 14 ketika balapan hanya menyisakan empat lap terakhir.
Gagal finisnya Veda Pratama pada balapan krusial ini berarti ia tidak mendapatkan poin sama sekali. Di sisi lain, Brian Uriarte memanfaatkan momentum ini dengan sempurna. Pembalap asal Spanyol tersebut menunjukkan performa dominan dan berhasil merebut kemenangan di balapan pertama Misano.
Tambahan 25 poin dari kemenangan ini memastikan Brian Uriarte mengunci gelar juara Red Bull Rookies Cup 2025. Dengan total 216 poin, perolehan Uriarte sudah tidak dapat dikejar oleh Veda Pratama. Uriarte mengungkapkan kegembiraannya, "Sangat senang. Luar biasa, kami bekerja sangat keras,” katanya setelah berhasil meraih gelar juara yang musim lalu hanya menjadi runner-up.
Advertisement
Advertisement
Akibat hasil balapan pertama di Misano, posisi Veda Pratama sebagai runner-up sementara harus tergeser. Pembalap Malaysia, Hakim Danish, berhasil mengambil alih posisi tersebut setelah finis di urutan kesepuluh. Danish kini unggul satu poin dari Veda, membuat perebutan posisi kedua semakin sengit di balapan selanjutnya.
Sementara itu, pembalap muda Indonesia lainnya, Kiandra Ramadhipa, menunjukkan penampilan yang impresif. Kiandra berhasil finis di posisi kelima pada balapan pertama tersebut. Hasil ini mengangkat Kiandra ke posisi kedelapan dalam klasemen sementara dengan koleksi 92 poin.
Balapan kedua di Misano dijadwalkan pada Minggu pukul 13.45 WIB dan akan menjadi kesempatan penting bagi Veda. Ia memiliki peluang untuk merebut kembali posisi runner-up dari Hakim Danish. Ini akan menjadi pertarungan yang patut dinantikan untuk melihat siapa yang akan mengakhiri musim di posisi kedua.
Advertisement
Tidak hanya Veda, Kiandra Ramadhipa juga masih memiliki peluang besar untuk memperbaiki posisinya di klasemen akhir. Dengan potensi tambahan 25 poin jika memenangi balapan kedua, Kiandra berkesempatan mengakhiri musim di posisi keenam. Performa konsistennya bisa menjadi kunci untuk mencapai target tersebut.
Sumber: AntaraNews