Benteng GOR Pajajaran Roboh, Kasur Jadi Penyelamat Ibu dan Anak dari Tertimpa Runtuhan
Reruntuhan benteng tersebut membuat warga panik, sementara petugas langsung turun tangan untuk melakukan evakuasi dan penanganan darurat di lokasi kejadian.
Hujan deras yang mengguyur Kota Bandung pada Jumat (24/10) menyebabkan tembok pembatas area GOR Pajajaran di Kelurahan Pasirkaliki, Kecamatan Cicendo, ambruk dan menimpa tiga rumah kontrakan warga di seberangnya.
Reruntuhan benteng tersebut membuat warga panik, sementara petugas langsung turun tangan untuk melakukan evakuasi dan penanganan darurat di lokasi kejadian.
Di antara kamar kontrakan itu, satu unit yang dihuni ibu dan anak menjadi titik terparah. Di lokasi, tampak diding unit kontrakan tersebut bolong dan batu runtuhnya berserakan di lantai.
Menurut informasi yang dihimpun, ibu dan anak itu, sempat tertimpa batuan yang rontok. Beruntung, posisi kasur yang menahan beban tembok membuat keduanya terhindar dari luka serius.
Hal tersebut dipastikan oleh Kapolsek Cicendo Kompol Dadang Gunawan, saat dikonfirmasi. Ia menegaskan tidak ada korban jiwa.
“Betul saya lagi di tkp. Tidak ada korban jiwa,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua RW 07 Pasirkaliki, Yana Suryana, menjelaskan insiden robohnya benteng pembatas Gor terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Dia menjelaskan selain unit kontrakan yang dihuni oleh ibu anak, unit yang lainnya tengah kosong dari penghuni.
"Ada seorang anak dengan ibu hampir ketimpa runtuhan. Terus ditolong ibu yang korban itu ditolong oleh warga," kata Yana.
"Alhamdulillah yang kamar kedua, ketiga, itu lagi kosong," imbuh dia.
Ibu dan anak tersebut pun dievakuasi ke rumah tetangga di seberang kamar kontrakannya. Barang-barang mereka juga turut dievakuasi.
“Kalau korban terluka sih tidak, cuma syok. Ketimpa reruntuhan, hanya terhalang kasur. Jadi terjepit, soalnya terhalang kasur," jelasnya.
Di rumah tetangga tersebut, korban langsung diperiksa kondisi kesehatannya. Yana mengatakan tidak ada tanda ibu dan anak itu mengalami luka serius.\
“Tadi sudah dicek kesehatannya, alhamdulillah. Mudah-mudahan tidak ada apa-apa,” katanya.
Terkait kejadian tersebut, Yana mengaku lantas berkoordinasi dengan sejumlah pihak. Mulai dari pihak gor kepolisian hingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Kota Bandung. Mereka pun kata dia telah melakukan pengecekan dan assessment.