Apriyani/Lanny Lolos Semifinal Indonesia Masters 2026, Lewati Ujian Mental di Istora
Ganda putri Indonesia, Apriyani/Lanny, berhasil melaju ke semifinal Indonesia Masters 2026 setelah menunjukkan ketangguhan mental dalam laga sengit di Istora. Simak perjuangan mereka!
Pasangan ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari, sukses melangkah ke babak semifinal BWF World Tour Super 500 Daihatsu Indonesia Masters 2026. Kemenangan ini diraih setelah mereka melewati ujian mental yang berat di hadapan ribuan pendukung di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Jumat.
Dalam pertandingan perempat final yang berlangsung sengit, Apriyani/Lanny berhasil menyingkirkan unggulan keempat asal Taiwan, Hsu Ya Ching/Sung Yu Hsuan. Mereka memenangkan laga tiga gim tersebut dengan skor ketat 21-23, 21-18, 21-19, menunjukkan semangat juang yang luar biasa.
Keberhasilan Apriyani/Lanny ke semifinal Indonesia Masters 2026 ini menjadi sorotan utama, mengingat mereka harus beradaptasi dengan pola permainan lawan dan mengatasi tekanan besar. Performa mereka membuktikan bahwa ketahanan mental adalah kunci penting dalam kompetisi bulu tangkis tingkat dunia.
Perjuangan Ketat Tiga Gim Penuh Drama
Pertandingan antara Apriyani/Lanny melawan Hsu Ya Ching/Sung Yu Hsuan berlangsung dengan intensitas tinggi sejak gim pertama. Reli-reli panjang dan selisih poin tipis mewarnai jalannya laga, menciptakan atmosfer tegang bagi para pemain dan penonton.
Apriyani mengungkapkan bahwa pola permainan mereka sempat terbaca lawan, memaksa mereka untuk melakukan penyesuaian strategi. “Dari gim pertama sampai kedua, pola permainan kami sudah ditebak. Di interval set kedua kami coba komunikasi dengan pelatih untuk ganti pola, jangan terus kasih sambungan dan jangan terburu-buru,” ujar Apriyani seusai laga.
Tekanan semakin terasa pada gim kedua dan ketiga, terutama bagi Lanny yang harus berjuang di depan publik sendiri. Apriyani memuji keberanian rekannya tersebut. “Saya tahu Lanny cukup tegang, tapi dia berani keluar dari tekanan itu. Itu yang saya apresiasi. Pertandingan hari ini benar-benar menegangkan dan penuh pressure,” kata Apriyani.
Adaptasi Pola Permainan dan Mentalitas Kunci Kemenangan
Meskipun sempat tertinggal dan menghadapi ketegangan, Apriyani/Lanny menunjukkan kemampuan adaptasi yang baik. Mereka berhasil mengubah pola permainan dan tampil lebih tenang pada poin-poin krusial di gim penentuan, yang akhirnya mengantarkan mereka pada kemenangan.
Lanny mengakui bahwa ketegangan sempat memengaruhi permainannya, terutama saat servis di momen penting. “Tadi cukup tegang. Pas mau servis saya cuma bilang ke diri sendiri, ‘sabar, jangan nafsu’. Alhamdulillah bisa lewat dan menang,” ujar Lanny.
Meski demikian, Lanny merasa penampilannya belum maksimal dan masih memerlukan perbaikan, terutama dari sisi mental. “Saya pribadi belum puas. Yang perlu ditingkatkan itu ketenangan dan keberanian supaya bisa main lebih lepas,” tambahnya, menunjukkan komitmen untuk terus berkembang.
Tantangan di Semifinal Melawan Unggulan Pertama
Kemenangan ini mengantar Apriyani/Lanny ke babak semifinal Indonesia Masters 2026, di mana mereka akan menghadapi lawan tangguh, unggulan pertama asal Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan. Pertandingan ini diprediksi akan menjadi ujian berat lainnya bagi pasangan Indonesia.
Apriyani menekankan pentingnya kesiapan non-teknis dalam menghadapi lawan berikutnya. Ia menyoroti mental kuat lawan yang mampu tetap tenang meski tertinggal di poin-poin akhir. “Fokus kami tidak boleh turun, harus satu poin demi satu poin,” ujar Apriyani.
Sementara itu, wakil Indonesia lainnya di sektor ganda putri, Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti, harus terhenti langkahnya di perempat final. Tiwi/Fadia takluk dari pasangan Jepang Arisa Igarashi/Miyu Takahashi dalam pertandingan tiga gim dengan skor 21-16, 11-21, 14-21.
Sumber: AntaraNews