Mobil Listrik Terbaik di Jepang Ternyata dari Pabrikan China
BYD mengumumkan bahwa sedan listrik unggulannya, Seal, berhasil meraih penghargaan sebagai mobil listrik terbaik di Jepang.
BYD baru saja mengumumkan bahwa sedan listrik unggulannya, Seal, telah meraih penghargaan sebagai mobil listrik terbaik di Jepang. Ini merupakan gelar kedua secara berturut-turut yang diraih oleh merek asal China tersebut di Negeri Sakura, setelah tahun lalu model Dolphin juga mendapatkan penghargaan serupa.
Menurut laporan dari Carnewschina, di posisi berikutnya terdapat Honda N-VAN e: dan Hyundai IONIQ 5 N yang berada di belakang BYD Seal. Selain itu, BYD Seal juga berhasil dinobatkan sebagai salah satu dari sepuluh mobil terbaik di Jepang untuk periode 2024-2026, penghargaan ini diberikan oleh Komite Seleksi Mobil Jepang tahun ini.
BYD Seal mulai dipasarkan di Jepang pada tahun 2024, dengan dua varian yang ditawarkan. Varian penggerak roda belakang dijual seharga 5,8 juta yen atau setara dengan Rp 542 juta, sedangkan varian penggerak semua roda dibanderol sekitar Rp 668 juta. Dengan spesifikasi tersebut, BYD Seal menjadi pesaing yang tangguh bagi Tesla Model 3.
Model ini dilengkapi dengan baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 82,56 kWh, yang memberikan jangkauan WLTC hingga 640 kilometer untuk versi penggerak roda belakang dan 575 kilometer untuk versi all-wheel-drive. Dari segi dimensi, BYD Seal memiliki panjang 4.800 mm, lebar 1.875 mm, dan tinggi 1.460 mm, serta jarak sumbu roda mencapai 2.920 mm.
Dalam hal performa, BYD Seal dapat berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dalam waktu 5,9 detik untuk varian motor tunggal, sedangkan untuk versi motor ganda, waktu akselerasinya hanya 3,8 detik. Dengan berbagai keunggulan ini, BYD Seal semakin mengukuhkan posisinya di pasar mobil listrik.
BYD Indonesia mempercepat pembangunan pabriknya
BYD Indonesia sedang membangun pabrik di Kawasan Industri Subang Smartpolitan, Jawa Barat. Fasilitas perakitan dari perusahaan asal Tiongkok ini direncanakan akan selesai pada akhir tahun 2025. Menurut Luther T Panjaitan, yang menjabat sebagai Head of Marketing PR and Government Relations BYD Indonesia, saat ini belum ada informasi terbaru mengenai perkembangan pabrik tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa proses pembangunan berjalan dengan baik. "Sampai saat ini semuanya berjalan dengan baik. Masih sama seperti yang biasa, kita lagi mengejar prosesnya agar sesuai dengan yang seperti kita sampaikan sebelumnya," ungkap Luther ketika ditemui di Bandung beberapa waktu lalu.
Lebih lanjut, Luther menyatakan bahwa rencana produksi pabrik tersebut tidak mengalami perubahan. Seperti yang telah diinformasikan sebelumnya, BYD berkomitmen untuk mengejar target agar pabrik ini dapat beroperasi pada awal tahun 2026. Pembangunan pabrik ini merupakan bagian dari komitmen BYD untuk berinvestasi di Indonesia, yang menunjukkan keseriusan perusahaan dalam mengembangkan industri otomotif di dalam negeri.