Prabowo Perintahkan Suku Bunga PNM Diturunkan di Bawah 9 Persen: Masa Orang Miskin Kena 24 Persen
Para pengusaha dikenakan bunga 9 persen apabila meminjam di bank. Sementara itu, bunga untuk rakyat miskin lebih besar dibandingkan pengusaha yakni, 24 persen.
Presiden Prabowo Subianto memerintahkan CEO Danantara, Rosan Roeslani untuk menurunkan suku bunga program Permodalan Nasional Mardani (PNM) menjadi di bawah 9 persen. Prabowo menyoroti ketimpangan suku bunga yang membenani pelaku UMKM.
Pasalnya, para pengusaha dikenakan bunga 9 persen apabila meminjam di bank. Sementara itu, bunga untuk rakyat miskin lebih besar dibandingkan pengusaha yakni, 24 persen.
"Mereka dikenakan bunga 24 persen. Padahal pengusaha-pengusaha besar kalau ke bank mungkin dapat 10 persen, 9 persen. Iya Pak Rosan? Hah? Berapa? 9 persen? Hah? Sembilan. Bayangkan orang kaya dikasih 9 persen, orang miskin 24 persen," kata Prabowo saat menghadiri Penyerahan Denda Administratif dan Lahan Kawasan Hutan di Kejaksaan Agung (Kejagung) Jakarta Selatan, Rabu (13/5).
"Ini negara Pancasila atau negara.., saya enggak paham saya bilang," sambungnya.
Prabowo pun langsung menginstruksikan jajaran menterinya untuk menurunkan suku bunga PNM bagi keluarga prasejahtera. Prabowo menegaskan suku bunga untuk masyarakat kecil harus di bawah 9 persen.
"Ini keputusan politik saya sudah ambil, bahwa bunga untuk Permodalan Nasional Madani, untuk kredit keluarga prasejahtera, dari 24 persen kita turunkan harus di bawah 10 persen, harus di bawah 9 persen. Harus di bawah 9 persen," jelasnya.
Langsung Bertanya ke CEO Danantara
Prabowo lantas bertanya kepada CEO Danantara Rosan Roeslani apakah mampu menurunkan suku bunga PNM. Dia pun menyampaikan akan menekan suku bunga di angka 8 persen untuk rakyat kecil.
"Siap Pak, bisa. 8 persen," ucap Rosan.
"Kamu sengaja pilih angka delapan kamu. Kenapa enggak 7 persen? Ya sudah pokoknya harus di bawah 9 persen ya," tutur Prabowo.
Menurut dia, negara tidak boleh membiarkan masyarakat kecil menanggung beban pembiayaan lebih berat dibanding kelompok ekonomi atas. Prabowo berjanji akan mengevaluasi sistem di Indonesia agar masyarakat kecil dapat sejahtera.
"Terus menerus, kita akan pelajari di mana sistem kita lemah, di mana kekurangan kita perbaiki. Patokan kita adalah Pancasila dan Undang-Undang Dasar 45 dan tidak hanya slogan. Kita mau wujudkan situasi yang sebenarnya," ujar dia.