Jenis Roof Rail yang Efektif untuk Mengangkut Barang di Kendaraan
Roof rail berfungsi sebagai penyangga aman barang di atap mobil, tersedia dalam dua tipe utama.
Apa yang dimaksud dengan Roof Rail? Roof rail merupakan bagian yang dipasang di atap kendaraan, terdiri dari dua batang logam yang kuat yang membentang di sepanjang atap. Fitur ini umumnya ditemukan pada kendaraan tipe SUV dan MPV, meskipun tidak semua mobil memiliki roof rail. "Roof rail bukan hanya sekadar hiasan, tetapi memiliki peran penting dalam menjaga keamanan barang yang diletakkan di atap kendaraan," kata seorang ahli otomotif. Lantas, apa saja fungsi dari roof rail ini? Mari kita pelajari lebih dalam.
Tipe-Tipe Roof Rail Secara umum, ada dua tipe roof rail yang dikenal di pasaran:
Tipe Busur Terbalik ('C')
Tipe pertama mirip dengan huruf ‘C’ yang dibalik. Dalam tipe ini, kaki rel terpasang di atap mobil dan membentuk lengkungan dengan jarak hanya beberapa inci dari atap. Rel ini menciptakan sedikit ruang antara atap mobil dan rel, yang bermanfaat saat menambahkan aksesori tambahan.
Flush-Mounted Roof Rail
Tipe kedua adalah rel atap yang dipasang flush, di mana rel dan atap kendaraan tampak menyatu tanpa celah. Desain ini memberikan kesan yang lebih elegan, namun tetap menawarkan kekuatan dan stabilitas yang setara saat digunakan untuk mengangkut barang di atas mobil.
Fungsi Roof Rail
Peran Penting Roof Rail Roof rail tidak sekadar aksesoris, tetapi memiliki fungsi krusial sebagai penopang barang bawaan. Saat ruang bagasi mobil sudah terisi penuh, roof rail dapat menjadi solusi untuk menampung barang tambahan di atas kendaraan. "Fungsi utamanya adalah untuk menjaga agar barang yang diletakkan di atap tetap aman dan tidak terjatuh selama perjalanan," ungkap seorang ahli otomotif.
Dengan keberadaan roof rail, barang-barang dapat diamankan dengan baik menggunakan aksesori tambahan seperti roof box atau roof rack. Hal ini juga memungkinkan penataan barang yang lebih teratur dan mengurangi risiko barang terlepas saat berkendara.
Roof Rail Bawaan Pabrik vs Beli Sendiri
Tidak semua kendaraan dilengkapi dengan roof rail yang dipasang oleh pabrik. Beberapa model seperti Wuling Confero S sudah memiliki roof rail sejak pertama kali diproduksi, sehingga pengemudi tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk pemasangannya.
Namun, untuk kendaraan yang tidak dilengkapi dengan roof rail bawaan, Anda dapat membeli roof rail di toko aksesori otomotif. "Harap diingat, tidak semua roof rail kompatibel dengan semua jenis kendaraan. Pengemudi harus memilih roof rail yang sesuai dengan ukuran dan tipe kendaraannya," ujar seorang ahli otomotif.
Roof rail yang dipasang oleh pabrik biasanya dirancang untuk sesuai dengan bentuk dan ukuran atap kendaraan, sehingga lebih aman dan tidak memerlukan penyesuaian tambahan. Sementara itu, roof rail yang dibeli secara terpisah mungkin memerlukan penyesuaian lebih lanjut, baik dari segi ukuran maupun biaya pemasangannya.
Warganet Juga Bertanya Seputar Roof Rail
Apa itu roof rail pada mobil?
Rel atap adalah komponen yang dipasang di bagian atas kendaraan, umumnya dimanfaatkan untuk memasang rak atau membawa barang ekstra.
Apakah roof rail bisa menambah beban?
Tentu, roof rail dapat dimanfaatkan untuk mengangkut barang tambahan seperti sepeda, koper, atau item lainnya di atas kendaraan.
Apakah roof rail mempengaruhi efisiensi bahan bakar?
Penggunaan roof rail untuk mengangkut barang atau menambahkan aksesori besar dapat sedikit meningkatkan hambatan angin, yang pada akhirnya berdampak pada efisiensi bahan bakar.
Apakah roof rail hanya untuk SUV?
Tidak, roof rail bisa ditemukan pada berbagai tipe mobil, termasuk sedan dan hatchback, tetapi lebih sering dijumpai pada SUV.
Bagaimana cara memasang roof rail?
Umumnya, pemasangan roof rail memerlukan keterampilan khusus dan sebaiknya dikerjakan oleh tenaga profesional agar keamanan terjamin.