Berkah Lolos Liga 1, Penjualan Official Merchandise PSIM Jogja Meroket
Keberhasilan Laskar Mataram menuju Liga 1 turut membawa berkah bagi PSIM Store, toko official merchandise PSIM Jogja.
Hampir 20 tahun menanti, PSIM Jogja akhirnya lolos ke Liga 1 di musim 2024/2025 ini. Laskar Mataram dipastikan promosi Liga 1 usai berhasil mengalahkan PSPS Pekanbaru pada Senin, 17 Februari lalu.
Dalam laga pamungkas Grup X babak 8 besar, PSIM Jogja unggul 2-1 berkat gol Rafael Rodrigues dan Daniel Roken Saputra. Tim kebanggaan warga Jogja tersebut berhasil menorehkan sejarah di bawah asuhan pelatih kepala Erwan Hendarwanto.
Keberhasilan Laskar Mataram menuju Liga 1 juga turut membawa berkah bagi PSIM Store. Toko official merchandise PSIM Jogja itu kini turut banjir orderan.
Pesanan Merchandise PSIM Jogja Meroket
Loyalitas suporter PSIM Jogja seperti para Brajamusti dan The Maident tak perlu diragukan lagi. Terlebih saat tim kecintaannya lolos promosi Liga 1, mereka ramai memborong pernak-pernik yang dijual di toko resmi PSIM Jogja.
Menurut pantauan Merdeka.com saat berkunjung ke PSIM Store, Senin (3/3/2025), kurang dari setengah jam, lebih dari tiga pembeli keluar masuk toko yang berlokasi di samping Stadion Mandala Krida Yogyakarta tersebut. Mereka datang ke store untuk membeli jersey ori yang dijual PSIM Store.
"Iya saya ke sini buat beli jersey, udah biasa beli langsung daripada online" ungkap Andi (27) saat ditanya alasannya mengunjungi PSIM Store siang itu.
Hal tersebut dibenarkan oleh Yan Avianto, Manajer PSIM Store. Banyak penggemar yang memilih datang langsung ke store untuk membeli official merchandise tim kebanggaan mereka. Terlebih setelah PSIM Jogja lolos Liga 1 jumlah pengunjung meningkat drastis.
"Setiap hari pasti ada transaksi di store, walaupun hujan pasti ada yang datang. Apalagi setelah PSIM naik Liga 1 wah makin ramai" ungkap Yan menceritakan kondisi toko yang dikelolanya.
Lebih lanjut, menurut Yan penjualan official merchandise mulai meningkat ketika PSIM Jogja lolos 8 besar. Disusul kemudian saat Laskar Mataram masuk final Liga 2, jumlah pembeli pernak-pernik seperti jersey makin meroket.
Pemesanan yang bisa dilakukan melalui e-commerce juga membuat Ia dan timnya kewalahan. Pasalnya jika setiap harinya terjual 15-20 item, maka saat laga penentu PSIM lolos Liga 1 jumlah pemesanan di marketplace atau toko online bisa tembus 200 pesanan per hari.
"Itu (saat laga penentu PSIM lolos Liga 1) ramainya nggak masuk akal, sehari ngurus 200 pesanan di Shopee, padahal biasanya gak sampai segitu. Paling biasanya sehari 15-20 pesanan masuk" jelasnya lebih lanjut.
Penjualan Merchandise di Luar Prediksi
Tingginya antusias suporter untuk membeli produk official merchandise seperti jersey diakui Yan di luar prediksi PSIM Store. Pengalaman pada musim sebelumnya membuat Ia dan tim hanya mempersiapkan stok produk sewajarnya.
Namun ternyata setelah PSIM Jogja lolos 8 besar dan menjadi juara di Liga 2, peminat merchandise melonjak. Produk seperti jersey yang disiapkan sekitar 2000 item telah habis terjual.
"Kemarin kita gak ada prediksi bakal naik Liga 1 atau juara, cuma kayak yaudah jalan aja seperti musim-musim sebelumnya, minimal 8 besar, kalau masuk final ga usah ngejar juara, eh juara, kita yang support jualan kaget, permintaan melonjak banget" ungkap Yan.
Melihat antusias para suporter pemburu jersey masih tinggi, pihak PSIM Store segera menghubungi vendor untuk proses restock. Produk-produk yang diproduksi ulang adalah produk jersey di musim Liga 2 yang masih ramai peminat.
Adapun jenis jersey yang ditawarkan PSIM Store beragam. Menurut penjelasan Yan, PSIM mengeluarkan jersey player issue dan suporter version untuk versi low budget yang lebih terjangkau.
Meski terdapat sedikit perbedaan di dua jenis tersebut, produk jersey tersebut tetap memiliki pasar dan peminatnya masing-masing. Penjualan jersey di PSIM Store pun tetap melonjak seiring PSIM Jogja naik Liga 1 di musim depan 2025/2026.
Berkah Lolos Liga 1
Lolosnya Laskar Mataram ke Liga 1 tidak hanya membawa berkah bagi PSIM Store, lini bisnis yang dikelola manajemen PSIM Jogja. Namun juga untuk vendor terkait yang selama ini mensupport produksi produk-produk merchandise seperti jersey.
Perputaran ekonomi tersebut sejalan dengan hasil riset yang pernah dilakukan oleh BRI Research Institute yang dirilis pada Juli 2024. Mengutip dalam rilis Ciptakan Perputaran Ekonomi Rp10,42 triliun, BRI Kembali Jadi Sponsor Utama Liga 1 2024-2025 yang tayang pada laman bri.co.id pada 6 Agustus 2024 lalu, disebutkan jika penyelenggaraan BRI Liga 1 berpotensi menciptakan perputaran uang (output ekonomi) yang jauh lebih besar bagi perekonomian Indonesia.
Wakil Direktur Utama BRI, Catur, dalam rilis tersebut menyebutkan, "kompetisi BRI Liga 1 musim 2024-2025 kami proyeksikan juga akan memberikan dampak positif secara ekonomi bagi stakeholder utamanya untuk menghidupkan mata rantai ekonomi kerakyatan dan meningkatkan pendapatan pelaku UMKM”. Pernyataan tersebut tentu saja merujuk bagi UMKM seperti vendor jersey yang bekerjasama dengan tim terkait saat laga berlangsung.