Eki Pitung dan Hercules Jadi Tenaga Ahli PD Pasar Jaya

Rosario de Marshall alias Hercules dan M. Rifky atau Eki Pitung diangkat menjadi tenaga ahli Perusahaan Umum Daerah (PD) Pasar Jaya. PD Pasar Jaya merupakan BUMD milik Pemprov DKI Jakarta.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Eki Pitung dan Hercules Jadi Tenaga Ahli PD Pasar Jaya
Eki Pitung. ©2014 Merdeka.com/Dharmawan

Rosario de Marshall alias Hercules dan M. Rifky atau Eki Pitung diangkat menjadi tenaga ahli Perusahaan Umum Daerah (PD) Pasar Jaya. PD Pasar Jaya merupakan BUMD milik Pemprov DKI Jakarta.

"Iya benar, Hercules ya sudah dilakukan fit and proper test juga," kata Eki Pitung saat dikonfirmasi, Senin (21/2).

Eki mengatakan, dirinya juga sudah menjalani uji kepatutan dan kelayakan pekan lalu.

"Saya minggu lalu, kalau saya sebenarnya sudah dua bulan yang lalu ya, terus terakhir pas menjelang-menjelang keseriusan gitu di fit and proper test lagi sekali, hanya sifatnya interview," ujar dia.

Menurut Eki, di sana dia ditanya mengenai rencana yang akan dilakukan manakala sudah menempati posisi itu.

Mulanya Eki sendiri tak mengetahui jika Hercules turut menjabat tenaga ahli Perusahaan Umum Daerah Pasar Jaya. Karena ada informasi yang beredar ia tanyakan langsung hal itu kepada Dirut Pasar Jaya.

"Saya langsung konfirmasi ke Dirut, Pak Dirut emang Hercules diangkat juga, 'iya bang, gitu, yang semuanya pakai fit and proper test sama juga kok bang'. Yasudah saya pikir itu internal direksi lah gitu," katanya.

Diminta Pihak Pasar Jaya

Eki mengatakan, posisinya di Pasar Jaya hasil pinangan dari pihak Pasar Jaya sendiri. Mulanya dia dikabarkan ada lowongan, namun belum disebutkan posisinya.

Kemudian dia diminta untuk mengirim Curriculum Vitae (CV) ke Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD).

"Oleh Kepala BP BUMD, ditanya 'Bang Eki kira-kira mau mengabdi enggak di Pemda DKI di BUMD?' Oh iya kalau dipercaya Bismillah,” jelas dia.

Lantaran pernah berhubungan langsung dengan Pasar Jaya, Eki pun memilih Pasar Jaya. Saat itu, Pasar Jaya bekerja sama dengan Bamus Betawi dalam penanganan Covid-19.

"Saat itu selama hampir dua tahun kita kerja sama untuk ketahanan pangan untuk orang Betawi kan gitu. Artinya saya sudah bisa paham dengan pola kerjanya gitu," urai dia.

Reporter: Yopi Makdori

Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi