Kronologi Pemotor Dibegal di Koja, Korban Tergeletak Bersimbah Darah

Jejak gancu yang ditinggalkan oleh pelaku ditemukan di tempat kejadian.

Ady Anugrahadi
Oleh Ady Anugrahadi - Reporter
Kronologi Pemotor Dibegal di Koja, Korban Tergeletak Bersimbah Darah
Ilustrasi Begal Motor

Seorang pemotor berinisial SM menjadi korbanbegal ketika melewati Jalan Koramil Gang Mandiri VII, Rawa Badak Selatan, Koja. Dalam insiden tersebut, dia mengalami sejumlah luka akibat dibacok oleh orang yang tidak dikenal.

Kapolsek Koja, Kompol Andry Suharto, mengatakan saat itu korban baru saja mengantar temannya pulang setelah bermain futsal di Tanah Merah. "Korban melintas di lokasi kejadian, kemudian dihentikan pelaku yang membawa senjata tajam jenis gancu," jelas Andry, saat dihubungi pada Minggu (19/7/2026).

Saat itu, pelaku langsung membacok dan membawa kabur sepeda motor Honda Beat korban.

Kronologi

Kejadian itu diketahui setelah polisi mendapatkan laporan dari warga setempat ada pria tergeletak dengan tubuh bersimbah darah pada hari Sabtu, 18 Juli 2026. Anggota piket Reskrim Polsek Koja segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Hasil pengecekan di TKP benar ditemukan korban begal dalam kondisi mengalami luka bacok. Korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans PMI ke RS Koja untuk mendapatkan penanganan medis," ujarnya.

Korba luka serius di bagian kepala, lengan kanan, dan kaki kanan. Sementara sepeda motor Honda Beat yang dikendarai korban dibawa kabur oleh pelaku.

Identitas pelaku sudah tercatat.

Petugas kepolisian berhasil mengamankan sebuah senjata tajam jenis gancu yang ditinggalkan oleh pelaku di tempat kejadian perkara. Salah satu saksi bernama Andry mengaku dapat mengenali pelaku tersebut. "Dari keterangan saksi, pelaku diduga berinisial A. Identitasnya masih kami dalami untuk kepentingan penyelidikan," ujarnya. Saat ini, pihak kepolisian tengah melakukan pencarian terhadap pelaku yang melarikan diri setelah membacok korban.

Selain itu, keluarga korban juga diberikan saran untuk segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Koja agar proses penyelidikan dapat berjalan lebih lanjut. "Kemudian keluarga korban di sarankan membuat laporan Polisi tersebut ke polsek Koja guna pengusutan lebih lanjut," tandas dia. Upaya ini diharapkan dapat mempercepat penanganan kasus dan membawa pelaku ke pengadilan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Rekomendasi