PT MRT Jakarta bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) berencana menghubungkan Stasiun MRT Monas dan Stasiun Gambir yang saat ini sedang direvitalisasi. Jalur penghubung diharapkan memudahkan perpindahan penumpang antarmoda transportasi di pusat Jakarta.
PT MRT dan manajemen PT KAI sudah bertemu untuk menyusun perencanaan integrasi kedua stasiun. Menurut dia, Stasiun Monas berada di sisi barat, sedangkan Stasiun Gambir berada di sisi timur sehingga diperlukan koneksi yang memadai bagi pengguna transportasi umum.
"Jadi memang kami juga sudah bertemu dengan pihak manajemen KAI untuk menyiapkan atau membuat sebuah perencanaan yang mengkoneksikan dari Stasiun Monas kami kebetulan di sisi barat dengan Stasiun Gambir yang saat ini juga sedang direvitalisasi yang ada di sisi timur," kata Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta, Weni Maulina, di Stasiun MRT Monas, Jakarta Pusat, Rabu (22/7/2026).
Ia berharap nantinya kedua stasiun tersebut dapat terhubung melalui akses yang lebih baik. Namun, desain koneksi yang dimaksud masih dalam tahap pengembangan bersama PT KAI.
"Jadi Insya Allah nanti akan ada satu penyambungan, satu koneksi yang lebih baik lagi. Desainnya masih dalam pengembangan, jadi kami masih diskusikan dengan PT KAI," ujarnya.
Stasiun Monas merupakan bagian dari proyek MRT Jakarta Fase 2A paket kontrak CP201, mencakup pembangunan Stasiun Thamrin dan Stasiun Monas.
Hingga saat ini progres konstruksi Stasiun MRT Monas telah mencapai sekitar 92 persen. Proyek ditargetkan rampung dan mulai beroperasi pada akhir 2027 atau bersamaan dengan dibukanya kedua stasiun tersebut.