Lindungi Anak dari Asap dan Api saat Kebakaran, Seorang Ayah Meninggal

Karena asap sudah mengepul, tak banyak yang bisa dilakukan Syaiful. Hingga warga menyadari rumah yang telah terbakar dan berinisiatif menolong korban, dengan memecahkan kaca jendela untuk masuk ke dalam ruangan.

Bachtiarudin Alam
Oleh Bachtiarudin Alam - Reporter
Lindungi Anak dari Asap dan Api saat Kebakaran, Seorang Ayah Meninggal
ilustrasi garis polisi. ©2021 Merdeka.com

Syaiful seorang ayah berusia 40 tahun meninggal dunia ketika berusaha melindungi anak-anaknya dari kepulan api dan asap yang membakar rumah di Jalan Asyafiyah, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur, pada Rabu (14/9) pagi tadi.

Kebakaran yang menghanguskan rumah sekitar Pukul 04.17 Wib pagi hari, awalnya tak disadari Syaiful maupun keluarganya. Hingga akhirnya api membesar menghanguskan bangunan rumah dua lantai, akibat dari korsleting listrik di bagian ruang keluarga

"Pemilik rumah terbangun karena mencium bau asap yang berasal dari ruang keluarga, yang berasal dari meja dan sofa," kata Kasi Ops Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, Gatot Sulaeman dalam keterangannya, Rabu (14/9).

Karena asap sudah mengepul, tak banyak yang bisa dilakukan Syaiful. Hingga warga menyadari rumah yang telah terbakar dan berinisiatif menolong korban, dengan memecahkan kaca jendela untuk masuk ke dalam ruangan.

"Pemilik rumah Balak Syaiful sudah posisi keadaan telungkup melindungi anaknya Sultan Saquile Apparel dan istrinya Tiana Migasari berada di kamar sebelah yang sudah lemas," kata Gatot.

Meski awalnya korban telah diselamatkan warga dengan membawa mereka untuk mendapatkan pertolongan pertama di Rumah Sakit (RS) Umum Adhyaksa. Namun demikian, nyawa Syaiful pun tak tertolong akibat usahanya kala itu menahan kepulan asap demi melindungi anaknya Sultan Saquile Apparel.

"Korban yang dibawa ke RS Adhyaksa 3 orang, atas nama. 1.Tiana Migasari Usia 40 tahun; 2.Sultan Saquile Apparel Usia 6 tahun 3. Syaiful Usia 40 tahun meninggal dunia di Rumah sakit'," ujar Gatot.

Rekomendasi