Bagi yang sering scroll dan update info terbaru di TikTok, mungkin nggak asing lagi dengan yang namanya daifuku. Yup, dessert khas Jepang yang satu ini belakangan memang cukup banyak dibahas oleh para pengguna media sosial karena bentuknya yang unik dan cantik, serta cita rasa manis yang bikin nagih. Sudah pernah mencoba sendiri kelezatannya? Nggak hanya punya bentuk unik, daifuku juga menyimpan berbagai fakta menarik. Kabarnya dessert yang satu ini sudah muncul sejak ratusan tahun yang lalu, lho. Gali lebih jauh fakta menariknya, yuk!
Advertisement
Daifuku itu sama nggak sih dengan mochi? Ternyata, mochi adalah kue beras yang digunakan sebagai bahan dasar dari kudapan berbentuk bola-bola tersebut. Sementara itu, mochi yang sudah diberi isian seperti pasta kacang merah atau buah, itulah yang disebut daifuku.
Daifuku sendiri merupakan sejenis wagashi, atau manisan Jepang, yang terbuat dari kue beras ketan dengan isian manis. Bagian luar daifuku biasanya berwarna putih, hijau muda atau pink muda dengan isian yang cukup padat. Bisa langsung terasa dalam sekali gigitan.
Advertisement
Tahukah kamu kalau dessert yang saat ini viral tersebut ternyata sudah ada sejak ratusan tahun lalu? Menurut cerita, daifuku kabarnya sudah menjadi kudapan yang disantap sejak zaman Edo. Dulu, dessert ini memiliki bentuk yang jauh lebih besar dibandingkan saat ini.
Advertisement
Harabuto sendiri memiliki makna fat belly atau gemuk. Nggak hanya menggambarkan bentuk dari kudapan itu sendiri, tapi juga menggambarkan kondisi orang-orang setelah mengonsumsi hidangan manis tersebut.
Advertisement
Daifuku menjadi salah satu kudapan populer yang menyebar dengan cepat di Jepang. Jenisnya nggak hanya kue beras mentah, tapi ada juga makanan panggang yang dijual. Saat itu daifuku menjadi makanan mewah karena identik dengan rasa yang manis. Di zaman Edo, gula sendiri adalah makanan mewah yang nggak mudah didapatkan karena mahal.
Perlahan-lahan zaman pun berubah dan daifuku nggak hanya menyebar di Jepang. Tapi juga menarik perhatian di negara lain seperti Eropa dan Amerika Serikat. Resep awal daifuku sendiri menggunakan tepung beras ketan dan kacang azuki yang kaya mineral dan kalsium.
Advertisement
Seiring berjalannya waktu, banyak orang yang mulai berkreasi dengan resep daifuku. Nggak hanya memanfaatkan pasta kacang merah saja, tapi juga memasukkan berbagai varian rasa seperti buah, cokelat, hingga es krim yang belakangan ini viral.
Advertisement
Di antara banyaknya jenis daifuku yang populer, ichigo daifuku menjadi salah satu jenis yang paling trending. Ichigo daifuku adalah wagashi atau cemilan manis yang di dalamnya memiliki isian stroberi yang dilapisi kacang merah.
Ichigo daifuku kabarnya pertama kali muncul sekitar tahun 1980an yang banyak ditemukan di kota Yoshimi. Stoberi dipilih menjadi isiannya karena Yoshimi sendiri dikenal sebagai penghasil stroberi terbesar. Kualitas stroberi terbaik di kota ini bisa didapatkan saat musim dingin. Ichigo daifuku populer karena kombinasi rasa kontrasnya yang surprisingly disukai banyak orang. Anko atau pasta kacang merah dan mochi yang memiliki karakter rasa manis yang ringan menjadi perpaduan sempurna dengan stroberi yang cenderung memiliki karakter rasa asam yang dominan. Kalau kamu sendiri lebih suka daifuku dengan isian apa nih?