Advertisement
Perbatasan Jalur Gaza dan Mesir di Rafah akhirnya dibuka sejak perang Israel dan Hamas meletus pada 7 Oktober 2023. Ratusan orang pun mulai meninggalkan wilayah Palestina yang terkepung total.
Advertisement
Dikutip Aljazeera, Otoritas Perbatasan dan Penyeberangan Gaza mengatakan lebih dari 500 warga negara asing dan warga negara ganda diizinkan meninggalkan Gaza.
Selain itu, puluhan warga Palestina yang terluka dan membutuhkan perawatan medis di Mesir juga akan diizinkan meninggalkan wilayah tersebut.
Daftar orang yang diperbolehkan menyeberang diterbitkan oleh pihak berwenang yang meminta mereka menuju penyeberangan pada Rabu (1/11) pukul 7 pagi waktu setempat.
Dalam foto yang diperoleh AFP, warga yang hendak meninggalkan Jalur Gaza tampak membeludak. Mereka mengantre panjang dan berjam-jam untuk pemeriksaan pasopr dan dokumen lainnya.
Advertisement
Sejumlah warga menungu antrean saat hendak meninggalkan Jalur Gaza di pos perbatasan Rafah, pada Rabu (1/11/2023).
Sejumlah warga berjalan meninggalkan Jalur Gaza di pos perbatasan Rafah, pada Rabu (1/11/2023).
Sejumlah warga berjalan meninggalkan Jalur Gaza di pos perbatasan Rafah, pada Rabu (1/11/2023).
Advertisement
Sejumlah warga berjalan meninggalkan Jalur Gaza di pos perbatasan Rafah, pada Rabu (1/11/2023).