Menlu Sugiono Ungkap Indonesia Siap Berkontribusi Pulihkan Kehidupan Rakyat Palestina di Gaza Setelah Gencatan Senjata

Menteri Luar Negeri Sugiono menyatakan Indonesia sangat menghargai kesepakatan gencatan senjata.

Teddy Tri Setio Berty
Oleh Teddy Tri Setio Berty - Reporter
Menlu Sugiono Ungkap Indonesia Siap Berkontribusi Pulihkan Kehidupan Rakyat Palestina di Gaza Setelah Gencatan Senjata
Menteri Luar Negeri RI Sugiono menyebut dukungan Indonesia untuk kemerdekaan Palestina adalah sesuatu hal yang mutlak (Dok. Liputan6.com/Teddy Tri Setio Berty). (© 2025 Liputan6.com)

Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, menyatakan Indonesia siap berkontribusi dalam upaya pemulihan kehidupan rakyat Palestina di Gaza setelah gencatan senjata berlaku. Qatar dan AS mengumumkan Israel dan Hamas sepakat melakukan gencatan senjata yang akan mulai berlaku pada Minggu (19/1).

"Indonesia siap berkontribusi dalam upaya pemulihan kehidupan masyarakat di Gaza, baik melalui bantuan kemanusiaan, dukungan terhadap peran UNRWA, maupun upaya rekonstruksi Gaza," jelas Sugiono melalui akun X @Menlu_RI pada Kamis (16/1).

Sugiono juga menyambut baik perjanjian gencatan senjata tersebut. Menurutnya, perdamaian hanya dapat terwujud jika Palestina mendapatkan kemerdekaan dan kedaulatannya. Pernyataan ini disampaikan sebagai respons terhadap pengumuman gencatan senjata antara Hamas dan Israel.

"Kami berharap gencatan senjata ini dapat menjadi momentum untuk mendorong terciptanya perdamaian di Palestina. Saya juga menegaskan perdamaian hanya akan mungkin terjadi jika Palestina merdeka dan berdaulat, sesuai dengan solusi dua negara yang telah disepakati oleh masyarakat internasional," jelasnya.

Sugiono juga menyampaikan, Indonesia memberikan apresiasi terhadap kesepakatan gencatan senjata yang telah dicapai, yang selama ini menjadi dorongan RI bersama masyarakat internasional.

"Langkah selanjutnya yang penting adalah memastikan bahwa kesepakatan ini dilaksanakan dengan segera dan secara menyeluruh, untuk mencegah terjadinya lebih banyak korban," jelasnya.

Politikus Partai Gerindra ini mengatakan, tindakan kekerasan Israel di Palestina telah menyebabkan hilangnya puluhan ribu nyawa warga Palestina.

"Ini bukan sekadar angka. Setiap angka mencerminkan nyawa manusia," tegasnya.

Rekomendasi