Dua hari lalu tak biasanya jalanan Ibu Kota Kuala Lumpur, Malaysia, dibanjiri warna kuning. Para pengunjuk rasa menyebut diri kelompok Bersih 5.0 beramai-ramai memakai kaus kuning sebagai bentuk protes atas kepemimpinan Perdana Menteri Najib Razak. Mereka menuntut Najib mundur dari jabatannya setelah tersangkut kasus aliran dana dari badan usaha 1MDB senilai USD 600 juta (setara Rp 8,4 triliun).Para demonstran berkumpul di sejumlah titik seperti di Jalan Bangsar, Jalan Masjid Negara, dan Jalan Masjid Jamek. Mobil polisi, ambulans, dan tim medis siaga di lokasi-lokasi tersebut. Demo itu juga diikuti oleh mantan orang kuat Malaysia Mahathir Mohamad.Siapa sesungguhnya kelompok Bersih 5.0 itu? Awalnya sejumlah lembaga swadaya masyarakat seperti Suara rakyat Malaysia (Suaram), Pembangunan Bersama Kaum Perempuan (WDC), Aliansi Penulis untuk Kemerdekaan Media (WAMI) membentuk koalisi yang menyerukan reformasi pemilu di Malaysia.
Warga Malaysia tuntut PM Najib Abdul Razak mundur ©2016 REUTERS/Edgar Su
Demo Bersih ini sudah berlangsung empat kali dalam sembilan tahun terakhir. Unjuk rasa pertama digelar pada 10 November 2007. Yang kedua bertajuk 'Jalan Bagi Demokrasi' digelar pada 9 Juli 2011, ketiga, Demo 'Duduk' pada 28 April 2012, dan Bersih 4 pada 29 Agustus lalu.Para peserta kebanyakan adalah pendukung partai oposisi Malaysia Pakatan Rakyat, dari Partai Islam Se-Malaysia (PAS) maupun Partai Aksi Demokratik (DAP).Upaya para pejuang demokrasi ini bukan tanpa halangan. Najib berkukuh dirinya tidak
Advertisement
terlibat korupsi dan menyebut para pendemo telah melawan hukum."Kita rakyat Malaysia harus menegakkan aturan hukum. Kalau tidak maka akan terjadi kekacauan dan rakyat akan menderita," kata dia kepada wartawan dalam acara pertemuan para pemimpin negara APEC Sabtu lalu.Selain itu para pendukung Najib juga menggelar demo tandingan mengusung tema 'Anti-Bersih'. Mereka memakai baju merah, untuk membedakan dari kubu kaus kuning yang menuntut Najib mundur.
Gerakan Anti-bersih pendukung Najib ©2015 Merdeka.com
Tahun lalu demo 'Anti-Bersih' diberi izin dan didukung kepolisian Malaysia. Mereka menyuarakan Najib tidak terlibat korupsi dana 1MDB. Kelompok kaus merah menuding demo kaus kuning adalah bagian dari intervensi asing, yakni etnis China di Negeri Jiran.Tuntutan para peserta unjuk rasa Bersih 5.0 sebetulnya adalah pemilu yang bersih, pemerintahan yang bersih, penguatan demokrasi di parlemen, kebebasan untuk berbeda pendapat, penguatan Negara Bagian Sabah dan Sarawak. Intinya mereka ingin pemerintahan yang bersih dari korupsi dan transparan serta kebebasan berpendapat. Sudah sembilan tahun waktu berjalan sejak demo pertama digelar. Embusan angin perubahan masih dinantikan.