Pemukim Israel Culik Dua Anak Palestina Lalu Diikat ke Pohon Hingga Pingsan, Salah Satunya Umur 3 Tahun

Mereka diculik dan dibawa ke dekat rumah mereka di Nablus, Tepi Barat yang diduduki.

Pandasurya Wijaya
Oleh Pandasurya Wijaya - Reporter
Pemukim Israel Culik Dua Anak Palestina Lalu Diikat ke Pohon Hingga Pingsan, Salah Satunya Umur 3 Tahun
anak palestina di nablus tepi barat (AFP)

Pemukim Israel menculik dua anak Palestina pada Sabtu (19/3) dan mengikat mereka ke pohon di dekat kota Nablus di bagian Utara Tepi Barat yang diduduki.

Dilansir Middle East Eye, Minggu (20/4), insiden tersebut terjadi pada sore hari, ketika sekelompok anak sedang bermain di dekat rumah mereka di pinggiran Beit Furik, sebelah timur Nablus. Sekelompok pemukim Israel mendekati dan menculik kedua anak tersebut.

Penduduk setempat berhasil mengejar si penculik dan menyelamatkan anak-anak itu. Namun, anak laki-laki tersebut masih dalam kondisi psikologis yang tertekan.

Mohammed Hanani, paman anak-anak yang diculik, mengatakan kedua putrinya dan sepupu mereka sedang bermain di luar rumah mereka ketika sekelompok pemukim tiba dari pos terdepan yang baru didirikan di kota tersebut.

Para pemukim menculik Maryam yang berusia 13 tahun dan saudara laki-lakinya yang berusia tiga tahun, bernama Ahmed. Penculik tersebut membawa mereka ke daerah terpencil tempat mereka mengikat anak-anak itu di pohon zaitun. Salah satu sepupu mereka mencoba membantu melepaskan mereka, tetapi penculik itu menyerangnya dengan batu.

“Kedua anak perempuan saya datang sambil menangis dan menjerit, kami langsung mengejar para penculik (pemukim Israel). Kami akhirnya menemukan kedua anak itu dalam keadaan tidak sadarkan diri dan diikat pada sebuah pohon,” kata Hanani.

“Pemukim yang menculik anak-anak tersebut melarikan diri ke pos terdepan dengan kendaraan ATV. Kami melepaskan ikatan pada anak-anak dan membawa mereka ke pusat kesehatan,”jelas dia.

“Putri saya, yang menyaksikan kejadian tersebut, masih menolak untuk keluar rumah dan terus menangis,” tambahnya.

Pemukim Israel Menyerang Warga Sipil Gaza

Ini adalah insiden pertama yang dilaporkan tentang penculikan anak-anak oleh pemukim Israel di kota tersebut, kota yang telah berulang kali menghadapi serangan Israel sejak didirikannya pos terdepan pemukiman baru setelah dimulainya perang di Gaza.

Hanani mengatakan beberapa bulan terakhir, pemukim membakar mobil truk yang ia gunakan untuk bekerja, membakar tanamannya, serta berulang kali melempari rumahnya dengan batu.

“Semua kerusakan material ini telah diganti rugi, tetapi penculikan dan penyerangan terhadap anak-anak telah membunyikan lonceng peringatan dan membahayakan nyawa kami secara langsung,” kata dia.

Menurut Hanani, maksud dari serangan terhadap anak-anak ini adalah cara pemukim Israel untuk memaksa warga Palestina meninggalkan tanah dan rumah mereka. Sehingga membuka jalan bagi para pemukim untuk mengambil alih wilayah tersebut.

Reporter Magang: Devina Faliza Rey

Rekomendasi