Kobbie Mainoo Segera Disodori Kontrak Baru di MU, Gaji Barunya Mulai Terungkap
Manchester United dilaporkan tengah menyiapkan tawaran kontrak baru untuk Kobbie Mainoo. Berapa jumlah gaji yang akan diterimanya?
Manchester United sedang bersiap untuk memulai negosiasi kontrak baru dengan Kobbie Mainoo. Gelandang muda yang memperkuat Timnas Inggris itu diperkirakan akan mendapatkan peningkatan gaji yang signifikan setelah kembali menjadi sosok kunci di bawah manajer interim, Michael Carrick.
Dalam tiga pertandingan pertama yang dijalani MU di bawah arahan Carrick, Mainoo selalu tampil sebagai starter dan memberikan kontribusi besar terhadap serangkaian hasil positif yang berakhir dengan kemenangan.
Ini sangat berbeda dengan perannya di awal musim, di mana ia hanya sekali menjadi starter saat era Ruben Amorim, dan itu pun terjadi saat melawan Grimsby di ajang Carabao Cup.
Ketegangan antara Mainoo dan Amorim sempat menjadi perhatian publik pada Desember 2025. Ketika itu, kakaknya, Jordan Mainoo-Hames, terlihat mengenakan kaus bertuliskan "free Kobbie Mainoo" saat Setan Merah bermain imbang 4-4 melawan Bournemouth, yang menunjukkan adanya ketidakpuasan dalam hubungan mereka.
Namun, sejak Carrick mengambil alih kursi kepelatihan, gelandang berusia 20 tahun ini kembali mendapat kepercayaan penuh di Old Trafford. Situasi ini menunjukkan betapa pentingnya peran Mainoo dalam tim saat ini, dan klub tampaknya ingin memastikan masa depannya di Manchester United dengan perjanjian kontrak yang lebih baik.
Gaji Barunya Melonjak Tinggi
Dengan kembalinya Mainoo ke dalam rencana utama tim, pembicaraan mengenai kontrak baru pun telah dimulai. Saat ini, kontraknya di Manchester United (MU) masih berlaku hingga 2027.
Namun, menurut laporan talkSPORT, manajemen klub telah membuka komunikasi dengan pihak Mainoo dan merasa optimis bahwa kesepakatan dapat tercapai sebelum Piala Dunia 2026. Saat ini, Mainoo dilaporkan menerima gaji sekitar 25.000 paun per pekan.
Namun, MU dikabarkan siap untuk memberikan tawaran dengan nilai enam digit per minggu, yang berarti setidaknya empat kali lipat dari pendapatannya saat ini, sebagai bentuk apresiasi sekaligus upaya untuk mengamankan masa depannya di klub.
Kebangkitan Mainoo di bawah arahan Carrick sebenarnya bukanlah hal yang mengejutkan. Pandangan Carrick mengenai situasi sang pemain sudah ia ungkapkan jauh sebelum ia menjabat sebagai pelatih interim MU.
"Saya pikir itu hal yang normal," ungkap Carrick saat ditanya tentang Mainoo yang sempat tersisih di Old Trafford, dalam wawancaranya di program "Rio Ferdinand Presents" tahun lalu.
"Musim ketiga saya di West Ham, saya sangat buruk. Saya keluar dari Timnas Inggris, saya sama sekali tidak bisa menyatukan permainan. Mungkin situasinya sedikit berbeda dengannya, tapi hal seperti itu bisa terjadi pada banyak pemain," tuturnya.
Carrick menekankan betapa pentingnya kesabaran dan keyakinan dalam proses perkembangan seorang pemain muda.
"Anda harus bertahan dan terus percaya. Kadang itu sangat sulit. Anda butuh orang-orang yang tetap bersama Anda, yang percaya dan memercayai, yang bilang Anda melakukan hal yang benar dan Anda cukup bagus, semua itu," kata Carrick.
Pernyataan ini menunjukkan bahwa dukungan dari orang-orang di sekitar sangat krusial dalam perjalanan seorang atlet.
Lebih lanjut, Carrick menyoroti bahwa saat ini, penilaian terhadap pemain seringkali dilakukan dengan terburu-buru.
"Kita sekarang terlalu cepat, dari satu musim ke musim berikutnya atau bahkan enam bulan ke enam bulan berikutnya, untuk mengatakan: 'Dia cukup bagus' atau 'dia tidak cukup bagus'. Dulu, kami diberi jauh lebih banyak waktu," ungkapnya.
Hal ini menunjukkan bahwa perubahan dalam cara pandang terhadap perkembangan pemain perlu disikapi dengan bijaksana.
Sumber: Sportbible