Dokter Persija Beri Kabar Kondisi Mauro Zijlstra, Diprediksi Menepi 2 Bulan
Mauro Zijlstra mengalami cedera saat bermain untuk Timnas Indonesia dalam ajang FIFA Series 2026. Cedera tersebut mempengaruhi performanya di lapangan.
Persija Jakarta menghadapi tantangan yang cukup berat menjelang pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026. Tim Macan Kemayoran belum dapat menurunkan skuad terbaiknya karena beberapa pemain harus absen, baik akibat sanksi maupun proses pemulihan cedera yang belum sepenuhnya pulih.
Salah satu pemain yang tidak bisa bermain adalah Emaxwell Souza, yang harus menjalani hukuman akumulasi kartu. Selain itu, ada tiga pemain lainnya yang masih dalam tahap pemulihan cedera.
Kabar terbaru datang dari penyerang muda Mauro Zijlstra, yang sebelumnya tampil bersama tim nasional Indonesia di ajang FIFA Series 2026 dan berhasil mencetak satu gol saat melawan St. Kitts and Nevis.
Namun, di balik pencapaian tersebut, Zijlstra harus menghadapi kenyataan pahit karena mengalami cedera. Tim medis Persija mengonfirmasi bahwa cedera yang dialami Zijlstra merupakan kambuhan dari masalah yang sebelumnya pernah dialaminya. Akibat cedera tersebut, ia tidak bisa tampil dalam dua pertandingan terakhir, yaitu saat melawan Borneo FC Samarinda dan Dewa United Banten FC.
Penjelasan dari Dokter Persija
Dokter Persija Jakarta, Muhammad Andeansah, memberikan penjelasan mengenai kondisi terbaru Mauro Zijlstra. Ia menyatakan bahwa Zijlstra membutuhkan perhatian ekstra agar proses pemulihannya dapat berlangsung dengan baik. Menurut Andeansah, Mauro Zijlstra mengalami robekan pada otot, dan waktu pemulihannya bisa berkisar antara satu hingga dua bulan.
"Hasil MRI menunjukkan bahwa Zijlstra mengalami reinjury atau robekan pada otot. Durasi pemulihan tergantung dari perkembangan fungsi otot selama program pemulihan dilakukan. Tim medis akan memantau perkembangannya dengan ketat untuk memastikan dia dapat kembali ke tim secepat dan seaman mungkin," ujar Andeansah.
Kondisi Pemain Lain
Saat ini, dua pemain yang mengalami cedera masih dalam tahap pemulihan. Striker asal Maroko, Alaaeddine Ajaraie, telah memasuki tahap akhir dalam proses pemulihan cedera hamstring yang dideritanya.
Di sisi lain, Hanif Sjahbandi yang harus menjalani operasi lutut juga menunjukkan perkembangan yang positif. Ia terus berusaha keras dan menunjukkan motivasi yang tinggi untuk segera kembali bermain di lapangan.
Meskipun demikian, Hanif diperkirakan baru dapat kembali bermain pada awal musim depan. Proses pemulihan ini sangat penting bagi keduanya, terutama dalam mendukung tim untuk mencapai target yang telah ditetapkan. Dukungan dari tim medis dan semangat juang yang ditunjukkan oleh para pemain ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan mereka.