Porto Pertimbangkan Pulangkan Tiago Djalo ke Juventus Lebih Cepat, Ternyata ini Penyebabnya
Media lokal melaporkan bahwa Porto tengah mempertimbangkan untuk mengembalikan bek tengah tersebut ke Juventus sebelum masa pinjamannya selesai.
Kabar mengejutkan datang dari Portugal terkait masa depan Tiago Djalo. Menurut laporan media setempat, FC Porto sedang mempertimbangkan untuk mengembalikan bek tengah ini ke Juventus sebelum masa pinjamannya berakhir. Keputusan ini diambil karena masalah disiplin yang dihadapi Djalo.
Ia dilaporkan termasuk dalam empat pemain yang melanggar aturan klub dengan pergi keluar malam pada hari Minggu lalu. Ini bukan pertama kalinya Djalo terlibat masalah disiplin di Porto. Sebelumnya, pada awal tahun, pemain berusia 24 tahun tersebut juga telah mendapat teguran karena pergi ke Madrid saat perayaan malam tahun baru.
Pelanggaran yang Terjadi Berulang Kali
Menurut laporan dari A Bola, pelanggaran terbaru yang dilakukan oleh pemain membuat manajemen FC Porto kehilangan kesabaran. Klub yang berasal dari Portugal ini sebelumnya sudah menyelesaikan masalah pertama secara internal, tetapi pelanggaran kedua yang terjadi sepertinya telah menjadi batas akhir bagi mereka. "Kasus ini sudah diselesaikan secara internal sebelumnya, tapi kali ini Porto tampaknya kehilangan kesabaran," demikian isi laporan yang ditulis oleh A Bola.
Djalo, yang saat ini dipinjam dari Juventus, mungkin akan dipulangkan lebih cepat dari jadwal, yaitu lebih dari sebulan sebelum masa pinjamannya berakhir. Selama berada di Porto pada musim ini, ia telah tampil dalam 17 pertandingan dan berhasil mencetak dua gol. Namun, meskipun kontribusinya di lapangan cukup baik, performa tersebut tidak mampu menutupi masalah disiplin yang terus mengganggunya.
Nasib Djalo di Juventus juga Menjadi Tanda Tanya
Djalo adalah seorang pemain yang saat ini terikat kontrak dengan Juventus, namun saat ini ia dipinjamkan ke Porto. Bek asal Portugal ini sebelumnya dibeli oleh Juventus dari Lille dengan nilai transfer sebesar €5 juta pada bulan Januari 2024, tetapi ia hanya tampil dalam satu pertandingan untuk tim Bianconeri.
Meskipun kontraknya dengan Juventus masih berlaku hingga tahun 2026, situasi disiplin yang dihadapinya menimbulkan ketidakpastian mengenai masa depannya di Turin. Sampai saat ini, Juventus belum memberikan pernyataan resmi terkait isu ini. Keputusan yang diambil oleh Porto akan memberikan dampak signifikan terhadap strategi transfer yang akan dilaksanakan oleh klub asal Turin tersebut di musim panas ini.