Syahrini Raih Penghargaan dari UNESCO atau USC? Ini Perbedaan Keduanya
Jika melihat tropi penghargaan yang diterima Syahrini memang tersemat tulisan UNESCO: Guila Clara Kessous.
Penghargaan yang diterima penyanyi Syahrini di Cannes, Prancis baru-baru ini menuai polemik. Lewat akun media sosialnya, Syahrini mengaku mendapatkan penghargaan sebagai A National Treasure of Indonesian Cinema and A Global Supertar with Over 50 Milion Followers Worldwide. Maknanya, Syahrini menerima penghargaan atas pencapaian luar biasa dalam dunia hiburan, pengaruh, dan dampak budaya global.
"Saya datang ke Cannes untuk menerima Penghargaan Bergengsi & Luar Biasa dari UNESCO melalui latform 'Listen To Her Parole'," tulis Syahrini dalam unggahan pada Sabtu (17/5).
Namun faktanya penghargaan tersebut ternyata diberikan United Society Council (USC), sebuah organisasi independen yang berbasis di Dublin, Irlandia. Lembaga ini berfokus pada pemberdayaan perempuan, promosi kesetaraan gender dan perayaan prestasi individu di berbagai bidang.
Jika melihat tropi penghargaan yang diterima Syahrini memang tersemat tulisan UNESCO: Guila Clara Kessous. Tulisan ini pun diduga menjadi pemicu kesalahpahaman terkait mengenai legitimasi penghargaan yang diterima Syahrini.
Padahal Guila merupakan penerima penghargaan dari UNESCO sebagai Artis for Peace. Sebagai seniman dan akademisi asal Prancis yang dikenal atas dedikasinya dalam mempromosikan hak asasi melalui seni sehingga mendapatkan penghargaan dari organisasi di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tersebut.
Program Listen Her to Parole
Penghargaan yang diterima Syahrini diberikan dalam acara Listen to Her Parole yang diselenggarakan oleh Discrete Magazine dan didukung oleh Yayasan Princess Charlene of Monaco.
Acara Listen to Her Parole memang dihadiri sejumlah tokoh penting dan berpengaruh. Namun, faktanya acara tersebut didukung Yayasan Princess Charlene of Monaco tidak serta merta menjadikan penghargaan yang diberikan sebagai representasi atau pengakuan resmi dari UNESCO.
Namun acara ini merupakan bagian dari perayaan Festival Film Cannes 2025. Tjuannya untuk menghormati perempuan di berbagai bidang termasuk seni, budaya, teknologi, bisnis dan politik.
Peran United Society Council (USC)
United Society Council (USC) adalah organisasi independen yang berbasis di Dublin, Irlandia. Organisasi ini fokus pada berbagai kegiatan sosial dan budaya, termasuk pemberdayaan perempuan. Klaim kemitraan USC dengan UNESCO dalam visi pemberdayaan perempuan menjadi sorotan dalam polemik penghargaan Syahrini.
Meskipun USC mengklaim memiliki kemitraan dengan UNESCO, UNESCO PBB belum memberikan konfirmasi resmi terkait hal tersebut. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai sejauh mana keterlibatan UNESCO dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh USC, termasuk pemberian penghargaan kepada Syahrini.
Polemik ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak untuk lebih transparan dan akurat dalam mengkomunikasikan informasi terkait afiliasi atau kemitraan dengan organisasi lain. Klarifikasi dari pihak-pihak terkait, termasuk UNESCO, sangat dibutuhkan untuk menghindari kesalahpahaman dan menjaga kredibilitas informasi yang beredar di publik.
Dalam dunia yang serba cepat dan penuh informasi, verifikasi fakta menjadi semakin penting. Masyarakat perlu lebih kritis dan tidak mudah percaya pada klaim yang belum terverifikasi kebenarannya.