Roman Dendam, Serial Abimana di Vidio yang Penuh Aksi dan Emosi
Roman Dendam di Vidio dibintangi Abimana Aryasatya dan Tatjana Saphira. Serial aksi penuh emosi ini sudah masuk episode 7, tayang tiap Jumat.
Di tengah maraknya tontonan bergenre thriller dan aksi, Roman Dendam hadir sebagai pilihan menarik yang memadukan laga, drama psikologis, dan konflik personal dalam satu cerita.
Serial ini bisa kamu tonton eksklusif di Vidio dan dibintangi oleh Abimana Aryasatya bersama Tatjana Saphira sebagai dua tokoh utama yang saling terikat oleh masa lalu yang kelam.
Ceritanya berpusat pada Barli, mantan pembunuh bayaran yang ingin pensiun dan menjalani hidup damai. Namun, jejak masa lalunya terus menghantui. Ia kemudian bertemu Tiana, seorang perempuan dengan dendam tersendiri.
Pertemuan mereka justru membuka kembali luka lama dan menyeret keduanya ke dalam permainan kekuasaan, konspirasi, dan pertaruhan nyawa.
Karakter Barli yang Kompleks, Diperankan Kuat oleh Abimana
Hal yang membuat Roman Dendam beda dari serial aksi lain adalah bagaimana karakter utamanya dibangun. Barli, yang diperankan dengan apik oleh Abimana Aryasatya, bukan sosok jagoan tanpa cela.
Peran Barli punya masa lalu berdarah, kode etik moral yang terus diuji, dan hubungan emosional yang bikin dilema makin besar. Barli bukan hanya bertarung dengan lawan, tapi juga dengan dirinya sendiri.
Di tangan Abimana, sosok Barli tampil dingin tapi rapuh, tegas namun penuh rasa bersalah. Ini bukan kali pertama Abimana memerankan karakter keras, tapi di Roman Dendam, sisi manusiawinya ditonjolkan dengan kuat.
Tayang Setiap Jumat, Cerita Makin Intens di Episode 7
Series Roman Dendam ini tayang secara berkala setiap hari Jumat di Vidio, dan minggu ini sudah memasuki episode ke-7. Di episode-episode sebelumnya, konflik semakin dalam.
Tiana semakin dekat pada kebenaran tentang kematian orang tuanya, sementara Barli harus membuat pilihan antara menebus masa lalu atau tetap menghindari konfrontasi. Kamu bisa nonton series aksi seru Roman Dendam di sini.
Penulis: Layli Maghfirah