5 Potret Bahagia Desy Ratnasari di Momen Wisuda S3, Kini Resmi Punya Gelar Doktor Psikologi

Desy Ratnasari dengan resmi memperoleh gelar Doktor Psikologi, terlihat anggun saat wisuda pada Juni 2025, bersama putrinya.

Andre Kurniawan Kristi
Oleh Andre Kurniawan Kristi - Reporter
5 Potret Bahagia Desy Ratnasari di Momen Wisuda S3, Kini Resmi Punya Gelar Doktor Psikologi
Potret Desy Ratnasari Wisuda (instagram.com/desyratnasariterdepan) (© 2025 Liputan6.com)

Desy Ratnasari kembali menarik perhatian publik, bukan hanya karena karier politik atau seni, tetapi juga berkat pencapaian akademik yang mengesankan. Pada bulan Juni 2025, ia resmi mendapatkan gelar Doktor Psikologi dari Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya.

Momen bersejarah ini diabadikan dalam serangkaian foto wisuda yang sangat mengesankan. Sebagai sosok publik yang berhasil menyelesaikan pendidikan hingga tingkat tertinggi, Desy memberikan inspirasi yang besar, terutama bagi perempuan di Indonesia.

Selain tampil anggun dalam toga, ia juga memancarkan kebahagiaan dan semangat untuk belajar yang tak akan pudar. Acara wisuda Desy bukan hanya sekadar seremoni, melainkan merupakan puncak dari perjalanan akademiknya yang panjang, yang ditutup dengan disertasi berjudul Self-Efficacy, Intensi, Persepsi Kesetaraan Gender, dan Motivasi Sosial Perempuan Politisi Anggota DPR-RI Periode 2019-2024.

Disertasi ini memberikan kontribusi yang signifikan terhadap isu kesetaraan gender dalam ranah politik di Indonesia. Momen bahagia ini juga dibagikan bersama putrinya, Nasywa, yang hadir dengan penampilan kasual modern. Kehadiran putrinya menambah kehangatan suasana wisuda yang penuh makna ini.

Foto Bareng Sang Anak Tercinta

Potret Desy Ratnasari Wisuda S3, Resmi Menyandang Gelar Doktor
Potret Desy Ratnasari Wisuda (instagram.com/desyratnasariterdepan) © 2025 Liputan6.com

Dalam foto pertama, Desy Ratnasari terlihat memeluk putrinya, Nasywa, dengan penuh kasih dan senyuman ceria yang terpancar dari wajah keduanya.

Desy mengenakan toga lengkap dengan selempang batik khas Atma Jaya, yang menjadi simbol kebanggaan kampus. Sedangkan Nasywa tampil dengan gaya santai namun tetap stylish, mengenakan kemeja putih oversize dan dasi abu-abu yang menarik.

Interaksi antara mereka mencerminkan kedekatan emosional antara ibu dan anak, menunjukkan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari perjuangan yang dilakukan bersama. Nasywa pun menunjukkan kebanggaan dengan senyuman lebar dan pelukan erat untuk ibunya.

Kehadirannya sebagai pendamping utama menegaskan pentingnya keluarga sebagai fondasi dalam perjalanan Desy untuk meraih gelar doktor. Gaya berpakaian Nasywa yang kasual namun edgy juga mencerminkan keseimbangan antara suasana formal dan personal dalam momen bersejarah ini.

Foto di Bawah Pohon Rindang

Potret Desy Ratnasari Wisuda S3, Resmi Menyandang Gelar Doktor
Potret Desy Ratnasari Wisuda (instagram.com/desyratnasariterdepan) © 2025 Liputan6.com

Foto kedua menampilkan keanggunan Desy dan Nasywa dengan latar belakang alam yang hijau dan rimbun. Tatapan mata Desy menunjukkan rasa percaya diri dan kebanggaan, yang mencerminkan rasa syukur setelah berhasil melewati ujian terbuka program doktor yang berlangsung pada 12 September 2024 di Gedung Yustinus, Unika Atma Jaya.

Dari segi visual, pencahayaan alami dalam foto ini menonjolkan aura ketenangan serta pencapaian intelektual. Desy yang mengenakan topi wisuda dan jubah hitam khas akademik memberikan kesan formal sekaligus menjadi simbol prestasi.

Ekspresi Ceria dan Humor

Potret Desy Ratnasari Wisuda S3, Resmi Menyandang Gelar Doktor
Potret Desy Ratnasari Wisuda (instagram.com/desyratnasariterdepan) © 2025 Liputan6.com

Dalam foto ketiga, tampak kelucuan antara Desy dan Nasywa yang saling berpelukan sambil berpose dengan ceria. Desy menutup matanya dengan senyum bahagia, sedangkan Nasywa menunjukkan ekspresi lucu dengan mengangkat kakinya ke udara, menciptakan suasana yang penuh keceriaan.

Potret ini menghilangkan kesan formal dari momen wisuda, menggambarkan pencapaian besar seharusnya dirayakan dengan penuh sukacita. Desy, yang biasanya dikenal anggun dan tenang, kini menunjukkan sisi lebih personal dan terbuka, memperlihatkan karakter dirinya yang lebih humanis dan hangat.

Keceriaan yang terpancar dalam foto ini juga menjadi simbol pendidikan bukanlah sebuah beban, melainkan perjalanan yang sarat makna yang dapat dijalani dengan penuh kegembiraan, didukung oleh keluarga yang selalu ada.

Pose Percaya Diri

Potret Desy Ratnasari Wisuda S3, Resmi Menyandang Gelar Doktor
Potret Desy Ratnasari Wisuda (instagram.com/desyratnasariterdepan) © 2025 Liputan6.com

Dalam potret keempat, Desy dan putrinya berpose berdampingan dengan tangan disilangkan, menunjukkan rasa percaya diri dan kedewasaan. Desy terlihat sebagai sosok perempuan yang kuat, kini mengantongi gelar Doktor Psikologi.

Posisi berdirinya yang tegas mencerminkan nilai-nilai konsistensi dan integritas, yang juga menjadi fokus dalam disertasinya tentang kepemimpinan perempuan dalam politik. Melalui penelitian yang dilakukannya, Desy menekankan pentingnya kualitas seperti kesadaran diri, kemampuan bernegosiasi, dan pengambilan keputusan yang konsisten untuk meningkatkan posisi perempuan dalam struktur kekuasaan.

Desy Ratnasari diketahui berhasil menyelesaikan ujian S3 setelah menjalani sidang tertutup pada 7 Juni 2024 dan dinyatakan lulus dari program strata 3 di bidang ilmu Psikologi di Universitas Katolik Atmajaya.

Pencapaian ini bukan hanya menandai keberhasilan pribadi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi banyak perempuan lainnya untuk berjuang meraih posisi di dunia akademik dan politik.

Momen Wisuda Penuh Tawa

Potret Desy Ratnasari Wisuda S3, Resmi Menyandang Gelar Doktor
Potret Desy Ratnasari Wisuda (instagram.com/desyratnasariterdepan) © 2025 Liputan6.com

Foto kelima memperlihatkan Desy saat ia tiba di lokasi wisuda. Dalam gambar tersebut, ia mengenakan jubah dan selempang ungu, serta membawa map dokumen dan tas kecil.

Senyum di wajahnya mencerminkan antusiasme menjelang momen penting yang akan segera diajalani. Ekspresi ceria dan penuh semangat tersebut menunjukkan bahwa ia siap menghadapi ujian publik, yang merupakan puncak dari perjalanan studi doktoralnya. Kedatangannya di kampus juga melambangkan langkah terakhir dari perjalanan akademis yang panjang, mulai dari jenjang S1 hingga S3.

Kehadiran Desy di Unika Atma Jaya pada hari itu tidak hanya sekadar sebagai mahasiswa, tetapi juga sebagai sosok yang menginspirasi. Ia menjadi simbol perjuangan dan pencapaian pendidikan perempuan di Indonesia.

Rekomendasi