6 Potret Lawas Ray Sahetapy saat Muda, Aktor Legendaris Wariskan Seni Peran Tak Terlupakan
Kepergian Ray Sahetapy membawa kesedihan yang mendalam bagi dunia hiburan serta para penggemarnya.
Aktor senior Indonesia, Ray Sahetapy pemilik nama asli Ferenc Raymon Sahetapy, meninggal dunia pada hari Selasa, 1 April 2025, di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat. Mantan suami artis Dewi Yull ini menghembuskan napas terakhirnya pada usia 68 tahun setelah berjuang melawan komplikasi penyakit stroke yang dideritanya sejak tahun 2023.
Selama kariernya yang cemerlang, Ray Sahetapy telah membintangi banyak film dan sinetron, termasuk beberapa film ikonik yang memperkaya dunia perfilman Indonesia. Lahir pada 1 Januari 1957, ia memulai karier aktingnya pada tahun 1980.
Dedikasi dan bakatnya yang luar biasa membawanya meraih berbagai penghargaan dan nominasi bergengsi, termasuk tujuh kali dinominasikan sebagai Aktor Terbaik di Festival Film Indonesia (FFI).
Berikut ini, Liputan6.com merangkum informasi dari berbagai sumber mengenai potret lawas aktor senior Ray Sahetapy, dikutip Selasa (8/4).
Ray Sahetapy merupakan seorang aktor sekaligus ikon dalam perfilman Indonesia. Selain berkarier di industri film, ia juga terlibat aktif dalam dunia teater.
Ray Sahetapy merupakan pribadi yang bersahabat dan sederhana. Dia dikenal selalu menunjukkan rasa hormat kepada kolega dan penggemarnya.
Dengan tatapan tajam dan ekspresi yang kaya karakter, wajahnya telah memancarkan aura bintang sejak usia muda.
Sejak lama, bintang film klasik Kabut Ungu di Bibir Pantai ini tetap memikat dan menjadi idola selama puluhan tahun.
Ini adalah foto lama Ray Sahetapy yang diambil pada tahun 1986 saat syuting film di Eropa. Pada waktu itu, ayah Surya Sahetapy berusia 29 tahun.
Ray Sahetapy yang telah tujuh kali menjadi nominasi di Festival Film Indonesia, terlihat dalam potret lawasnya di FFI tahun 1989.