Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggelar ajang Vocational Goes to Actor (VOGA) 2026 pada Selasa (3/11/2026). Forum strategis ini dirancang untuk menjembatani institusi pendidikan vokasi binaan KKP dengan dunia usaha dan industri.
Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, Irwan Meilano, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan wujud nyata transformasi sistem pendidikan kelautan. Salah satu langkah terbesarnya adalah penggabungan 11 akademi dan politeknik KKP ke dalam satu wadah terpadu.
"KKP memperkenalkan proses transformasi program pendidikan. Kita mempertemukan OII dengan dunia usaha dan dunia industri," ujar Irwan di Jakarta.
Dalam forum ini, sebanyak 10 korporasi membagikan wawasan mengenai perkembangan teknologi dan praktik terkini di lapangan. Hubungan ini dirancang sebagai pertukaran dua arah, antara pihak industri meninjau proses pembelajaran secara langsung, sekaligus memberi masukan nyata bagi pembaruan kurikulum agar sejalan dengan dinamika lapangan.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan sekaligus Direktur Eksekutif OII, I Nyoman Radiarta, menyebutkan bahwa saat ini tercatat sekitar 5.955 peserta didik, terdiri atas 5.074 mahasiswa pendidikan tinggi dan 881 siswa pendidikan menengah, yang dibidik memperoleh manfaat dari program ini. VOGA 2026 sendiri berfokus pada empat pilar, yaitu kemitraan industri, perluasan peluang kerja global, penyelarasan kompetensi, serta penguatan jaringan alumni.
Sebagai bukti konkret, KKP turut menandatangani kesepakatan kemitraan bersama satu perguruan tinggi dan 13 mitra bisnis yang mencakup sektor perikanan tangkap, akuakultur, pengolahan hasil laut, hingga teknik permesinan.
"Melalui VOGA, kami berupaya memperkuat keterhubungan pendidikan dan kebutuhan industri agar kompetensi lulusan semakin relevan dan kesempatan kerja semakin terbuka," pungkas Nyoman.
Advertisement
Lima Komitmen Tindak Lanjut BPPSDM KP
Untuk memastikan keberlanjutan hasil kemitraan dan menghindari kegiatan yang bersifat seremonial belaka, BPPSDM KP menetapkan lima komitmen tindak lanjut:
- Mengawal kerja sama industri melalui pemagangan, rekrutmen, dan penyerapan lulusan.
- Menyelaraskan kurikulum dengan kebutuhan dan perkembangan teknologi industri.
- Mengembangkan sistem informasi dan jejaring penempatan kerja di dalam dan luar negeri.
- Memperkuat peran alumni dalam peningkatan kompetensi dan kewirausahaan.
- Mengevaluasi secara berkala kesesuaian kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja dan pasar kerja.
Melalui integrasi lintas pemangku kepentingan ini, KKP optimis mencetak generasi profesional kelautan dan perikanan yang berdaya saing global, produktif, serta berintegritas tinggi.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9388872/original/085443000_1793686863-6289696760380725296.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3317424/original/028829400_1607329507-mehrad-vosoughi-SsKf1L6rWJk-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5196560/original/068216900_1745413932-20250423-Perkotaan-ANG_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9288762/original/027662800_1783332111-Lobby_Menara_Agrinas_Palma_83122375fb.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5285072/original/058563200_1752656425-Depositphotos_806837076_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555159/original/092793100_1776145313-tah1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485687/original/071253500_1769524080-1756f35c-ee91-4c96-861f-adbd26f34d5c.jpeg)