Agrinas Palma Hubungkan Sistem Pengadaan ke PaDi UMKM, Transaksi Kini Lebih Transparan

Agrinas Palma integrasikan sistem IPS dengan PaDi UMKM via Open API. Langkah ini memperkuat tata kelola pengadaan sekaligus buka rantai pasok BUMN bagi UMKM.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra- Reporter
Agrinas Palma Hubungkan Sistem Pengadaan ke PaDi UMKM, Transaksi Kini Lebih Transparan
Kantor PT Agrinas Palma Nusantara (Persero). (Dok Agrinas)

PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) resmi mengintegrasikan sistem pengadaan internalnya, Integrated Procurement System (IPS), dengan platform PaDi UMKM melalui teknologi Open Application Programming Interface (Open API). Integrasi ini menjadi langkah strategis perseroan untuk memperkuat transparansi pengadaan barang dan jasa sekaligus membuka pintu rantai pasok perusahaan besar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Melalui integrasi dua sistem ini, seluruh pencatatan transaksi, mulai dari pemesanan, serah terima barang atau jasa, hingga alur pembayaran terhubung secara otomatis tanpa perlu input data ulang. Mekanisme ini dirancang untuk memastikan setiap transaksi pengadaan berjalan lebih efektif, efisien, transparan, akuntabel, serta mudah ditelusuri.

Kesepakatan tersebut diformalkan lewat penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kepala Divisi Pengadaan Agrinas Palma Ferdinandus Baskoro H.S.W. dan Executive General Manager Digital Product Telkom Indonesia Komang Budi Aryasa pada gelaran Business Matching Road to PaDi Business Forum & Showcase 2026 di The Gade Tower, Jakarta.

Direktur SDM dan Umum Agrinas Palma, Erry Herman, menegaskan bahwa langkah ini menggabungkan dua fokus utama perusahaan: pembenahan tata kelola dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

"Melalui integrasi IPS dengan PaDi UMKM, kami ingin memastikan kebutuhan operasional perusahaan dipenuhi secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel, sekaligus membuka kesempatan lebih luas bagi UMKM untuk tumbuh bersama Agrinas Palma," ujar Erry dikutip Rabu (4/11).

Peluang Besar Masuk Rantai Pasok BUMN

Agrinas Palma Hubungkan Sistem Pengadaan ke PaDi UMKM
Agrinas Palma Hubungkan Sistem Pengadaan ke PaDi UMKM. (Istimewa)

 

Besarnya nilai pengadaan barang dan jasa di lingkungan BUMN dinilai menjadi ceruk pasar potensial bagi perajin dan penyedia jasa lokal. Sekretaris Kementerian UMKM, Loto Srinaita Ginting, melihat kolaborasi ini sebagai momentum emas bagi UMKM daerah.

"Kebutuhan belanja barang dan jasa Agrinas Palma ke depan cukup besar. Ini membuka peluang bagi UMKM hingga penyedia usaha lokal berskala lebih besar untuk menjadi pemasok perusahaan," ujar Loto.

Dukungan serupa disampaikan Deputi Bidang SDM BP BUMN, Wahyu Setiawan. Menurutnya, sinergi ini melahirkan kemitraan yang saling menguntungkan antara korporasi dan pelaku usaha kecil.

"Kami berharap kegiatan ini membuka akses yang lebih luas bagi UMKM untuk masuk ke rantai pasok BUMN. Melalui kemitraan yang saling menguntungkan, UMKM memiliki ruang untuk berkembang, sementara BUMN memperoleh pemasok yang andal. BP BUMN mendukung dan mengapresiasi upaya memperkuat kolaborasi ini," ujarnya.

Hingga September 2026, nilai transaksi Agrinas Palma melalui platform PaDi UMKM tercatat telah mencapai Rp5,59 miliar yang terbagi dalam 353 pesanan pembelian (purchase order/PO).

Untuk mendukung operasionalnya yang membentang dari Sumatera hingga Papua, Agrinas Palma memprioritaskan penggunaan produk dalam negeri dari penyedia lokal. Seluruh proses pengadaan dijalankan secara terbuka dan kompetitif berlandaskan prinsip Good Corporate Governance (GCG) dengan memperhitungkan kualitas, kewajaran harga, ketepatan waktu penyampaian, hingga integritas pemasok.

 

 

Rekomendasi