Kelola Bisnis Cukup Pakai Perintah Suara, AI Ini Bisa Jadi Solusinya

Pantau omzet hingga stok barang kini cukup lewat suara. Syntegra AI resmi meluncur untuk permudah operasional bisnis.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra- Reporter
Kelola Bisnis Cukup Pakai Perintah Suara, AI Ini Bisa Jadi Solusinya
Ilustrasi artificial intelligence. (Foto: Shutterstock)

 

Pemilik restoran atau lini usaha tidak perlu lagi dipusingkan dengan tumpukan aplikasi kasir, inventori, hingga laporan keuangan saat sedang berada di luar kota. Kini, memantau hingga mengelola seluruh operasional bisnis dapat dilakukan hanya dengan satu kalimat melalui AI (Artificial Intelligence)

Kemudahan tersebut dihadirkan oleh PT Karya Syntegra Indonesia melalui peluncuran Syntegra AI Business Operating System.

Melalui asisten AI bernama Nesia, platform Syntegra memungkinkan para pelaku usaha memperoleh informasi bisnis melalui percakapan multimodal, baik suara, teks, maupun foto sekaligus menjalankan instruksi pekerjaan teknis sesuai hak akses sistem.

CEO PT Karya Syntegra Indonesia, Harianto Tian, mengungkapkan bahwa fenomena digitalisasi selama ini justru sering membuat pemilik usaha kewalahan karena harus menjadi 'penghubung' manual antarsistem aplikasi yang terpisah.

"Kita sudah mendigitalisasi begitu banyak aktivitas bisnis. Tetapi sering kali pemilik usahanya justru menjadi orang yang paling sibuk menghubungkan semua aplikasi tersebut. Kami ingin mengubah keadaan itu," ujar Harianto, Minggu (1/11)/

Dengan pemanfaatan AI yang memahami bahasa sehari-hari, pengguna tidak perlu lagi menghafal menu aplikasi atau mengetik instruksi panjang. Pada fitur Syntegra AI POS, misalnya, penginputan katalog produk dapat dilakukan cukup dengan mengunggah foto. Pengguna juga bisa menanyakan tren penjualan harian, produk terlaris, hingga stok barang yang menipis secara lisan untuk direspons Nesia lewat visual laporan dan suara.

Tak hanya itu, modul administrasi seperti Syntegra Desk dan Syntegra Chatbot CRM turut mempermudah penyusunan dokumen, perangkuman rapat, pencatatan tugas, hingga pengelolaan prospek penjualan dengan pelanggan.

Dalam operasionalnya, Syntegra mengusung konsep ASK. DO. DELIVER.:

  • ASK: Pengguna bertanya atau memberikan perintah dalam bahasa alami.
  • DO: Sistem membantu mengeksekusi pekerjaan yang diizinkan.
  • DELIVER: Hasil dan status pekerjaan disajikan secara transparan untuk ditindaklanjuti.

"Kalau AI hanya bisa menjawab, ia baru menjadi teman bicara. Tetapi ketika AI bisa membantu mengerjakan pekerjaan dan menunjukkan hasilnya, di situlah perubahan cara berbisnis benar-benar dimulai," tegas Harianto.

Riset soal AI

PT Karya Syntegra Indonesia luncurkan Syntegra AI Business Operating System. (Istimewa)
PT Karya Syntegra Indonesia luncurkan Syntegra AI Business Operating System. (Istimewa)

Langkah inovasi ini sejalan dengan temuan riset e-Conomy SEA 2026 oleh Google, Temasek, dan Bain & Company, yang mencatat ada 243 juta pengguna AI generatif di Asia Tenggara—atau sekitar 58% dari total populasi pekerja di kawasan tersebut. Momentum ini mempertegas pentingnya membawa peran AI dari sekadar alat bantu harian menuju eksekusi bisnis yang konkret.

"Masa depan bisnis bukan tentang siapa yang memiliki aplikasi paling banyak, tetapi siapa yang paling cepat mengubah informasi menjadi keputusan, dan keputusan menjadi tindakan," imbuh Harianto.

Mengusung visi “Satu Pusat AI, Seluruh Bisnis Terintegrasi”, Syntegra dirancang untuk membantu profesional, UMKM,hingga skala korporasi agar dapat menyederhanakan operasional bisnis sehingga pemilik usaha memiliki lebih banyak waktu untuk fokus pada strategi pengembangan bisnis.

Rekomendasi