Upaya menjaga kawasan pesisir di sekitar PLTU Kalbar-1 dilakukan melalui penanaman bibit pohon di Desa Karimunting, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. PLN Indonesia Power Renewables (PLN IP Renewables) mendukung kegiatan penataan fungsi kawasan lindung sempadan pantai tersebut sebagai bagian dari kepedulian terhadap lingkungan dan penguatan hubungan dengan masyarakat sekitar.
Kegiatan ini melibatkan pemerintah daerah, aparat, serta sejumlah perusahaan yang berkaitan dengan operasional pembangkit. Hadir Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis, Dandim Bengkayang Letkol Inf Aprianda, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bengkayang Endri Susilo, Camat Sungai Raya Kepulauan H. Usman Yahya, dan Kepala Desa Karimunting Iskandar. Perwakilan Forkopimda, PT PLN Indonesia Power (PLN IP), PLN IP Renewables, PT PLN Indonesia Power Services (PIPS), serta PT GCL Indo Tenaga (GCLIT) selaku pelaksana kegiatan juga turut mengikuti agenda tersebut.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9386962/original/034411600_1793417760-PLN_31_Oktober_2026.jpeg)
Direktur Utama PLN IP Renewables, Bapak Hendry Asdayoka Putra mengatakan bahwasannya keberadaan kawasan lindung sempadan pantai PLTU Kalbar-1 merupakan bagian penting dalam memastikan kegiatan operasional pembangkit dapat berjalan selaras dengan kelestarian lingkungan dan kehidupan masyarakat di sekitarnya.
“Kami ingin memastikan bahwa keberadaan pembangkit listrik dapat berjalan berdampingan dengan lingkungan dan masyarakat di sekitarnya. Menjaga keberlangsungan pembangkit tidak harus bertentangan dengan menjaga lingkungan, justru keduanya harus saling mendukung,” ujar Bapak Hendry Asdayoka Putra.
Area yang menjadi sasaran penataan membentang sekitar 800 meter dengan lebar 100 meter atau mencakup kurang lebih 8,6 hektare. Selain menanam vegetasi pantai, kegiatan ini meliputi penyediaan fasilitas pendukung, edukasi lingkungan, pemeliharaan, serta pemantauan pertumbuhan tanaman dan kondisi pantai secara berkelanjutan. Langkah tersebut diperlukan karena kawasan pesisir Karimunting turut menghadapi perubahan garis pantai, salah satunya akibat abrasi.
Advertisement
Peran PLTU Kalbar-1 bagi Kelistrikan Daerah
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9386963/original/037523400_1793417760-PLN_31_Oktober_2026_1.jpeg)
PLTU Kalbar-1 merupakan bagian dari Program 35.000 MW dengan kapasitas 2 x 100 MW. Pembangkit ini telah beroperasi secara komersial sejak 2021 dan berperan mendukung keandalan pasokan listrik di Kalimantan Barat, baik untuk masyarakat, dunia usaha, industri, maupun berbagai kegiatan pelayanan publik dan perekonomian.
Hendry Asdayoka Putra juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Bengkayang dan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, keberlanjutan operasional pembangkit tidak hanya membutuhkan keandalan teknis, tetapi juga komunikasi, koordinasi, dan hubungan yang baik dengan pemerintah daerah, aparat, masyarakat, serta para pemangku kepentingan di sekitar wilayah operasional.
“Kolaborasi ini menunjukkan bahwa keberlanjutan pembangunan dapat berjalan seiring dengan upaya menjaga lingkungan. Keandalan pembangkit dan kepedulian terhadap lingkungan bukanlah dua hal yang bertentangan, tetapi dapat saling memperkuat,” lanjutnya.
Kolaborasi Jadi Kunci Keberlanjutan
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9386975/original/038317600_1793418498-PLN_31_Oktober_2026_4.jpeg)
PLN IP Renewables juga mengapresiasi GCLIT sebagai pelaksana kegiatan yang berkomitmen menjaga kawasan di sekitar PLTU Kalbar-1. Penataan sempadan pantai diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi dilanjutkan dengan perawatan agar kawasan tetap hijau, tertata, dan bermanfaat bagi lingkungan serta warga sekitar.
PLN IP Renewables memandang kerja sama antara pemerintah, pelaku usaha, aparat, dan masyarakat sebagai salah satu faktor penting dalam pengelolaan lingkungan. Kawasan pesisir yang terjaga diharapkan dapat mendukung keberadaan PLTU Kalbar-1 dalam memasok listrik secara andal, tanpa mengesampingkan kelestarian lingkungan dan kehidupan masyarakat di sekitarnya.
(*)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9386964/original/043314700_1793417760-PLN_31_Oktober_2026_3.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5317483/original/038563700_1755354018-90f1d87d-b9ec-4dc0-a6da-329fdaff70bf.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4723189/original/060727400_1705921940-fotor-ai-20240122181141.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9383514/original/088267000_1793090403-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_15.25.34.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9324721/original/082544700_1786765344-word_media_image1_2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9384931/original/052695800_1793194839-WhatsApp_Image_2026-10-28_at_20.36.35.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9380819/original/059414700_1792739310-WhatsApp_Image_2026-10-23_at_13.36.17.jpeg)