Cerita Pekerja Pertamina Menjaga Pasokan BBM Pascagempa NTT

Para garda terdepan ini tetap menjaga denyut energi NTT, meski beberapa di antaranya ikut menjadi korban terdampak bencana.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
Cerita Pekerja Pertamina Menjaga Pasokan BBM Pascagempa NTT
Cerita Pekerja Pertamina Menjaga Pasokan BBM Pascagempa NTT

Pascagempa yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT), Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan energi tetap aman. Dedikasi luar biasa ditunjukkan para pekerja di lapangan, mulai dari operator SPBU hingga Awak Mobil Tangki (AMT) yang terus bertugas menyalurkan BBM untuk masyarakat dan kendaraan operasional penanganan bencana.

Para garda terdepan ini tetap menjaga denyut energi NTT, meski beberapa di antaranya ikut menjadi korban terdampak bencana.

Salah satunya Fergilus Edy, operator SPBU 54.865.01 Mena Ruteng. Saat guncangan terjadi sekitar pukul 06.00 WITA, Fergilus sedang bersama keluarganya di rumah. Meski sempat panik dan menyelamatkan diri keluar rumah, sejam kemudian Fergilus sudah bersiap di SPBU untuk melayani warga.

"Setelah gempa terjadi, sekitar jam tujuh saya sudah berada di tempat kerja. Kami tetap buka dan melayani masyarakat. Ambulans, kendaraan untuk penanggulangan bencana, sampai kendaraan yang membawa sembako ke desa-desa kami prioritaskan. Memang sampai sekarang masih ada guncangan, jadi kami harus tetap waspada. Yang penting bagi kami, masyarakat tetap bisa mendapatkan pelayanan dan kami layani dengan tulus," ujar Fergilus dalam siaran pers Pertamina, Kamis (20/8).

Kisah serupa datang dari Hendrikus Nuba, Awak Mobil Tangki penyuplai BBM ke kawasan Manggarai. Warga Reo ini juga merasakan dampak gempa, bahkan anak dan istrinya masih mengungsi akibat ancaman gempa susulan. Di tengah kekhawatiran itu, Hendrikus tetap mantap mengemudikan tangki BBM demi kebutuhan warga."

Keluarga sampai sekarang aman, tetapi masih berada di tempat pengungsian. Sebagai AMT, ini sudah menjadi kewajiban kami untuk tetap melayani masyarakat apa pun kondisinya. Kami ingin masyarakat di Manggarai tidak kesulitan mendapatkan BBM," ucap Hendrikus.

Ia menceritakan, rute distribusi yang dilaluinya pun tak mudah akibat kerusakan infrastruktur. “Selama perjalanan memang sempat ada longsor dan bebatuan jatuh di daerah Cibal, tetapi sudah bisa dilewati dengan aman. Mudah-mudahan dengan pasokan yang terus sampai, semuanya bisa kembali normal,” katanya..

Kerahkan Bantuan Armada

Demi mempercepat pemulihan, Pertamina Patra Niaga turut mengerahkan bantuan armada mobil tangki dari Integrated Terminal Bima ke wilayah terdampak. Langkah ini memastikan pasokan SPBU berjalan lancar seiring perbaikan jalur distribusi.

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menyampaikan apresiasi mendalam atas ketangguhan para pekerja di tengah situasi sulit ini.

"Kami mengapresiasi seluruh operator SPBU, Awak Mobil Tangki, dan Perwira yang tetap hadir melayani masyarakat dalam situasi yang tidak mudah. Sebagian dari mereka juga turut terdampak dan memiliki keluarga yang masih berada di pengungsian, namun tetap menjalankan tugas agar BBM tersedia serta kebutuhan penanganan bencana dapat terus berjalan. Dedikasi mereka menjadi bagian penting dalam mendukung proses pemulihan di NTT," ungkap Kitty.

Rekomendasi