Melesat 40 Persen, Bank BSN Raup Laba Rp643,6 Miliar di Tahun Pertama

Melesatnya laba perseroan ditopang oleh lonjakan aset yang tumbuh 22,2 persen secara tahunan.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
Melesat 40 Persen, Bank BSN Raup Laba Rp643,6 Miliar di Tahun Pertama
Direktur Utama BSN, Alex Sofjan Noor

PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) mencetak laba kotor sebesar Rp643,6 miliar hingga akhir Juli 2026. Angka ini melesat 40 persen secara tahunan (year-on-year/YoY). Capaian solid ini diraih hanya dalam kurun waktu satu tahun pasca-transformasi kelembagaan melalui spin-off UUS BTN dan integrasi Bank Victoria Syariah.

Melesatnya laba perseroan ditopang oleh lonjakan aset yang tumbuh 22,2 persen secara tahunan atau YoY menjadi Rp81,1 triliun. Laju ini berbanding lurus dengan penyaluran pembiayaan yang naik 25,7 persen YoY mencapai Rp62 triliun, serta Dana Pihak Ketiga (DPK) yang tumbuh 14,8 persen YoY menjadi Rp64,1 triliun.

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Nixon LP Napitupulu, mengapresiasi melesatnya kinerja Bank BSN meski baru seumur jagung.

"BTN sangat mengapresiasi kinerja rekan-rekan di Bank BSN yang hanya dalam kurun waktu singkat sudah bisa mewujudkan mimpi besar menjadi Bank Syariah terbesar ke-2 di Indonesia," kata Nixon pada Tasyakuran Milad ke-1 BSN di Jakarta, Kamis (20/8). 

Nixon berpesan agar Bank BSN konsisten menjaga laju pertumbuhan, mempertahankan dominasi pembiayaan perumahan, serta memperkuat sinergi dengan Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.

Direktur Utama BSN, Alex Sofjan Noor menegaskan lompatan kinerja ini membuktikan suksesnya proses transformasi kelembagaan sejak akuisisi hingga spin-off pada Desember 2025 lalu.

"Transformasi BSN bukan sekadar perubahan papan nama atau kelembagaan semata. Yang jauh lebih krusial adalah bagaimana perubahan ini memberi nilai tambah nyata, memperkuat kinerja, dan menghadirkan kemaslahatan bagi seluruh pemangku kepentingan," ujar Alex.

KPR Subsidi Tetap Jadi Tulang Punggung

 

Sebagai bank syariah yang berakar kuat pada ekosistem perumahan, Bank BSN menyalurkan 33.222 unit KPR Subsidi sepanjang Januari–Juli 2026, dengan target menembus 69.636 unit hingga akhir tahun. Untuk KPR Non-Subsidi, realisasi pembiayaannya mencapai Rp2,68 triliun (tumbuh 21,42 persen YoY. 

Secara akumulatif, total outstanding KPR Subsidi Bank BSN kini berada di angka Rp37,95 triliun dan KPR Non-Subsidi mencapai Rp18,64 triliun.

Selain jalur konvensional, BSN lincah memacu kanal digital lewat platform Bale Syariah by BSN yang telah menggaet lebih dari 225 ribu pengguna aktif dengan volume transaksi mencapai Rp4,88 triliun.

Dorongan Muhammadiyah untuk Ekonomi Umat

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir berharap Bank BSN tak sekadar mengejar pertumbuhan, tetapi juga memperkuat pemberdayaan masyarakat bawah.

"Umat Islam merupakan mayoritas penduduk di negeri ini, namun secara kualitas ekonomi masih menghadapi tantangan ketertinggalan. Kehadiran Bank BSN diharapkan dapat menjadi pilar strategis yang menopang dan memajukan ekonomi umat, khususnya di sektor mikro, kecil, dan menengah (UMKM)," ungkapnya.

Haedar pun mendorong agar kolaborasi antara BSN dengan PP Muhammadiyah, Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), hingga 'Aisyiyah makin konkret.

"Muhammadiyah terus bergerak membangun ikhtiar di bidang pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi masyarakat di daerah terdepan dan terpencil. Kerjasama dengan BSN harus tepat sasaran agar dapat memberikan kemanfaatan dan berkah yang sebesar-besarnya bagi kemajuan bangsa," tutup Haedar.

Rekomendasi