Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) mengalokasikan anggaran sebesar Rp40 miliar pada tahun ini untuk mendukung pembangunan di Kabupaten Mamasa. Dana ini secara khusus ditujukan untuk peningkatan infrastruktur jalan serta berbagai program pembangunan esensial lainnya yang mendesak.
Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, menyampaikan informasi penting ini saat rangkaian safari Ramadhan di Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa, pada Kamis (5/3). Alokasi anggaran ini menegaskan komitmen Pemprov Sulbar dalam pemerataan pembangunan di seluruh wilayahnya.
Langkah strategis ini diambil untuk memastikan bahwa pembangunan provinsi dan kabupaten berjalan secara sinergis, mengingat keduanya adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Tujuannya adalah untuk menutup celah pembangunan yang belum terjangkau oleh pemerintah kabupaten.
Advertisement
Advertisement
Sinergi Pembangunan dan Pemerataan Anggaran Pembangunan Mamasa
Gubernur Suhardi Duka menekankan bahwa pembangunan provinsi dan kabupaten merupakan entitas yang saling terkait erat. Membangun provinsi berarti turut membangun kabupaten, dan sebaliknya, pembangunan di tingkat kabupaten juga berkontribusi pada kemajuan provinsi secara keseluruhan.
Indikator penting seperti pertumbuhan ekonomi, tingkat kesejahteraan, hingga angka kemiskinan dihitung secara kolektif dari seluruh kabupaten di Sulawesi Barat. Oleh karena itu, Pemprov Sulbar hadir untuk melengkapi dan mendukung upaya pembangunan yang belum maksimal di tingkat kabupaten.
Penempatan alokasi anggaran pembangunan disesuaikan dengan kebutuhan spesifik masing-masing daerah, berdasarkan usulan yang diajukan oleh pemerintah kabupaten. Prinsip utama yang dipegang adalah memikul beban pembangunan secara bersama-sama demi kemajuan kolektif.
Advertisement
Advertisement
Peran Pemerintah dan Tantangan Anggaran
Pemerintah memiliki peran krusial dalam meringankan beban masyarakat di berbagai aspek kehidupan, mulai dari konsumsi, pendidikan, kesehatan, hingga transportasi. Kehadiran pemerintah diwujudkan melalui berbagai program seperti beasiswa pendidikan, jaminan kesehatan, bantuan sosial, dan bantuan pangan.
Namun, Gubernur Suhardi Duka juga mengingatkan bahwa pemerintah memiliki keterbatasan dalam sumber daya dan anggaran. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama aktif serta kemandirian dari masyarakat untuk bersama-sama menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
Pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sulbar tahun 2026, tidak terdapat alokasi anggaran hibah, termasuk untuk pembangunan rumah ibadah. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri terkait efisiensi anggaran daerah.
Advertisement
Advertisement
Komitmen Gubernur dan Bantuan Langsung di Mamasa
Gubernur Suhardi Duka secara rutin memantau kondisi infrastruktur di berbagai wilayah Sulbar, termasuk jalan dan jembatan yang mengalami kerusakan. Ia menegaskan bahwa Pemprov siap turun tangan membantu penyelesaian jika ada kebutuhan mendesak di daerah.
Selain itu, Gubernur juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga stabilitas sosial, memperkuat persatuan, serta merawat harmoni di tengah keberagaman suku dan agama. Saling menghargai adalah kekuatan utama bangsa yang harus terus dipupuk.
Meskipun tidak ada anggaran hibah dari pemerintah provinsi, Gubernur Suhardi Duka secara pribadi memberikan bantuan sebesar Rp20 juta untuk mendukung pembangunan Masjid Nurul Ikhsan di Mambi, Mamasa. Dalam rangkaian safari Ramadhan tersebut, Gubernur juga menyerahkan 500 paket kebutuhan pokok, menandatangani empat prasasti ruas jalan yang dibangun Pemprov Sulbar, serta menyerahkan santunan kematian BPJS Ketenagakerjaan kepada tiga ahli waris.
Advertisement
Sumber: AntaraNews