Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) tengah gencar melakukan inventarisasi lahan untuk mendukung program Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Sebanyak 339 lahan telah dipetakan guna mempercepat operasional KDKMP di seluruh wilayah.
Langkah strategis ini bertujuan untuk memperkuat swasembada pangan berkelanjutan serta mendorong pembangunan ekonomi yang dimulai dari tingkat desa dan kelurahan. Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan dampak positif secara langsung bagi masyarakat setempat.
Fungsional Pengawas Koperasi Diskop dan UKM Provinsi Kepulauan Babel, Yulita, menyatakan bahwa tingkat keterisian data inventarisasi lahan telah mencapai 86,26 persen. Mayoritas lahan tersebut merupakan milik desa, pemerintah kabupaten, provinsi, kementerian, lembaga, hingga BUMN.
Advertisement
Advertisement
Progres dan Lokasi Strategis Pembangunan Gerai KDKMP
Hingga saat ini, sebanyak 76 KDKMP di Bangka Belitung telah memulai tahap pembangunan gerai. Gerai-gerai ini mencakup berbagai kebutuhan pokok seperti sembako, gas elpiji, klinik, apotek, dan pupuk.
Pembangunan gerai dan gudang KDKMP dilakukan di lokasi-lokasi yang dianggap strategis. Hal ini bertujuan agar masyarakat dapat dengan mudah menjangkau fasilitas koperasi tersebut.
Meskipun demikian, Yulita mengakui bahwa ketersediaan lahan strategis masih menjadi kendala utama dalam proses pembangunan gerai. Oleh karena itu, tidak ada target waktu penyelesaian yang spesifik karena progres pembangunan bervariasi di setiap lokasi.
Advertisement
Advertisement
Prioritas Kebutuhan Masyarakat dalam Pengembangan KDKMP
KDKMP diharapkan dapat memprioritaskan pembangunan gerai yang paling dibutuhkan oleh masyarakat. Kebutuhan mendesak seperti sembako, gas elpiji, dan pupuk menjadi fokus utama.
Ada tujuh jenis gerai yang seharusnya disediakan oleh KDKMP untuk memenuhi berbagai kebutuhan warga. Namun, mengingat keterbatasan yang dimiliki oleh masing-masing desa dan kelurahan, prioritas menjadi penting.
Dengan memfokuskan pada gerai esensial, KDKMP dapat segera memberikan manfaat nyata. Ini akan memastikan bahwa sumber daya yang ada dimanfaatkan secara optimal untuk kesejahteraan komunitas.
Advertisement
- Jumlah lahan yang diinventarisasi: 339 lokasi.
- Tingkat keterisian data inventarisasi: 86,26 persen.
- Jumlah KDKMP yang sudah memulai pembangunan gerai: 76 unit.
- Jenis gerai yang diprioritaskan: Sembako, gas elpiji, pupuk.
Sumber: AntaraNews