Wow, Tertinggi Nasional! Realisasi Investasi Jabar Tembus Rp77,13 Triliun pada Kuartal III 2023, DPRD Apresiasi

DPRD Jabar mengapresiasi Realisasi Investasi Jabar yang mencapai Rp77,13 triliun pada Kuartal III 2023, menjadikannya tertinggi nasional. Apa dampak positifnya bagi masyarakat?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Wow, Tertinggi Nasional! Realisasi Investasi Jabar Tembus Rp77,13 Triliun pada Kuartal III 2023, DPRD Apresiasi
DPRD Jabar mengapresiasi Realisasi Investasi Jabar yang mencapai Rp77,13 triliun pada Kuartal III 2023, menjadikannya tertinggi nasional. Apa dampak positifnya bagi masyarakat? (AntaraNews)

Komisi III DPRD Jawa Barat memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian realisasi investasi di wilayahnya. Angka fantastis Rp77,13 triliun berhasil dibukukan pada Kuartal III tahun 2023. Pencapaian ini menempatkan Jawa Barat sebagai provinsi dengan realisasi investasi tertinggi secara nasional.

Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat, Tia Fitriani, menegaskan bahwa angka tersebut merupakan bukti kuatnya daya tarik ekonomi Jabar. Investasi ini menarik minat investor, baik dari dalam maupun luar negeri. Ini menunjukkan kepercayaan besar terhadap potensi pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat.

Tia Fitriani menjelaskan bahwa iklim investasi yang kondusif menjadi faktor utama keberhasilan ini. Kemudahan berusaha serta dukungan penuh dari Pemprov Jabar turut berperan penting. Pemerintah kota/kabupaten juga berkontribusi dalam mempertahankan minat investor.

Dampak Investasi bagi Penyerapan Tenaga Kerja

Tia Fitriani menekankan pentingnya investasi yang masuk agar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Salah satu dampak krusial adalah dalam hal penyerapan tenaga kerja lokal. Ini menjadi indikator keberhasilan investasi yang sesungguhnya.

"Kami berharap investasi ini betul-betul berdampak langsung terhadap penyerapan tenaga kerja," ujar Tia Fitriani. Saat ini, lebih dari 303 ribu orang telah terserap bekerja berkat investasi ini. Angka ini menunjukkan bahwa Realisasi Investasi Jabar benar-benar menyentuh kehidupan masyarakat.

Penyerapan tenaga kerja yang signifikan ini turut berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan. Hal ini juga membantu mengurangi angka pengangguran di wilayah Jawa Barat. Keberlanjutan penyerapan tenaga kerja menjadi prioritas utama.

Dominasi Sektor dan Potensi Ekonomi Kreatif

Tia Fitriani juga menyoroti sektor-seektor yang mendominasi kontribusi investasi di Jawa Barat. Sektor pengolahan, informasi, komunikasi, dan perdagangan menjadi penyumbang terbesar. Ini menunjukkan kekuatan sektor-sektor tersebut dalam menarik Realisasi Investasi Jabar.

Meskipun demikian, Tia mendorong peningkatan dukungan terhadap sektor ekonomi kreatif. Sektor ini memiliki potensi besar untuk berkembang lebih jauh. Banyak perajin dan pelaku ekonomi kreatif di Jabar yang produknya telah menembus pasar dunia.

"Hanya saja mereka perlu pendampingan dan fasilitas yang lebih baik agar bisa bersaing secara global," kata Tia. Dukungan ini krusial untuk meningkatkan daya saing mereka. Fasilitasi yang memadai akan membantu pelaku ekonomi kreatif meraih pasar yang lebih luas.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan DPRD Jawa Barat telah memiliki Peraturan Daerah (Perda) tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif. Perda ini menjadi dasar penguatan dan perlindungan bagi pelaku usaha lokal. "Melalui Perda tersebut, kami terus mendorong peningkatan daya saing dan pemberdayaan ekonomi kreatif daerah," tutur Tia.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi