Anggota DPRD Mandailing Natal Ditusuk Usai Reses

Anggota DPRD Mandailing Natal, Binsar Nasution, ditikam usai reses di Desa Pintu Padang Julu. Polisi menangkap MYP dan memaparkan motif sementara.

Reza Efendi
Oleh Reza Efendi - Reporter
Anggota DPRD Mandailing Natal Ditusuk Usai Reses
Ilustrasi Korban Penusukan (Liputan6.com/Andri Wiranuari)

Penusukan Binsar Nasution terjadi usai kegiatan reses di Desa Pintu Padang Julu, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal. Anggota DPRD Mandailing Natal itu diserang oleh seorang pria berinisial MYP.

Akibat serangan tersebut, politikus Partai Demokrat itu mengalami tiga luka tusuk di bagian leher dan punggung. Ia menjalani perawatan intensif di RSUD Mandailing Natal.

Pelaku sempat melarikan diri setelah kejadian. Namun, MYP berhasil dibekuk petugas dan digelandang ke Mapolres Mandailing Natal untuk proses lebih lanjut.

Kanit Pidum Satreskrim Polres Mandailing Natal Ipda Musthofa Husein menjelaskan kronologi kejadian serta penanganan perkara, Senin (5/10/2026).

"Terkait dengan kejadian penusukan salah satu anggota dewan inisial BN yang dilakukan oleh MYP itu kejadiannya tanggal 3 Oktober sekira pukul 15.00 WIB di Desa Pintu Padang Julu. Pelaku saat ini sudah diamankan oleh Sat Reskrim Polres Madina dan berada di rutan Polres Madina. Kronologinya korban saat itu sedang reses dan setelah reses korban langsung dirangkul oleh pelaku dan langsung ditusuk ke bagian leher dan punggung. Setelah melakukan penusukan sempat melarikan diri dan langsung petugas langsung memburu pelaku dan berhasil ditangkap. Kalo untuk motif sementara adalah dendam terhadap korban," ujar Kanit Pidum Satreskrim Polres Mandailing Natal Ipda Musthofa Husein, Senin (5/10/2026).

Berdasarkan pemeriksaan awal penyidik, aksi penusukan MYP dipicu dendam lama yang berkaitan dengan persoalan jual beli harta warisan.

Pelaku ditahan di Rutan Mapolres Mandailing Natal dan dijerat dengan undang-undang tentang penganiayaan, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Rekomendasi