Anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Binsar Nasution, menjadi korban penikaman usai menggelar kegiatan reses di Desa Pintu Padang Julu, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal, Sabtu (3/10) sekitar pukul 15.30 WIB.
Humas Polres Mandailing Natal, Bripka Roy Manurung menceritakan kronologi penikaman terhadap Binsar. Peristiwa penganiayaan berat tersebut terjadi di samping rumah seorang warga setempat.
Usai penikaman terjadi, polisi langsung menangkap pelaku, yakni Muhammad Yusuf Pulungan (60), seorang petani warga Desa Lumban Dolok, Kecamatan Siabu.
"kejadian bermula saat korban bersama rekannya, Afner, sedang berhenti dan berbincang di lokasi kejadian usai menyelesaikan agenda reses. Secara tiba-tiba, pelaku datang merangkul korban dari belakang dan langsung melayangkan senjata tajam berupa pisau," kata Roy kepada merdeka.com, Senin (5/10).
Akibat serangan itu, Binsar mengalami luka tikam pada bagian leher kanan dan punggung kanan. Meski sempat berteriak dan mencoba menyelamatkan diri, korban terus dikejar oleh pelaku hingga akhirnya terjatuh di halaman rumah warga.
"Korban yang terluka langsung dievakuasi oleh warga dan petugas menuju Puskesmas Siabu guna mendapatkan perawatan medis darurat. Motif penyerangan tersebut diduga dipicu oleh perselisihan lama terkait sengketa harta warisan yang sebelumnya dijual kepada korban," ungkap Roy.
Polsek Siabu masih terus melakukan pemeriksaan intensif terhadap pelaku serta saksi-saksi guna mendalami motif pasti dan kronologi lengkap insiden tersebut.