Tahukah Anda? Bank BJB FLPP Pecahkan Rekor Penyaluran di Jabar, Dukung Program 'Imah Merenah Hirup Tumaninah

Bank BJB FLPP menunjukkan komitmen luar biasa dalam program 'Imah Merenah Hirup Tumaninah' di Jawa Barat, berhasil menyalurkan ribuan unit rumah. Bagaimana capaiannya?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tahukah Anda? Bank BJB FLPP Pecahkan Rekor Penyaluran di Jabar, Dukung Program 'Imah Merenah Hirup Tumaninah
Bank BJB FLPP menunjukkan komitmen luar biasa dalam program 'Imah Merenah Hirup Tumaninah' di Jawa Barat, berhasil menyalurkan ribuan unit rumah. Bagaimana capaiannya? (Merdeka.com)

Bank BJB menyatakan dukungan penuh terhadap program "Imah Merenah Hirup Tumaninah" yang diinisiasi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Program ini bertujuan memperkuat ekosistem pembiayaan perumahan yang inklusif bagi masyarakat.

Dukungan tersebut disampaikan oleh Direktur Utama Bank BJB, Yusuf Saadudin, di Bandung pada Rabu (25/9). Pihaknya berkomitmen menyediakan hunian yang layak dan terjangkau bagi warga Jawa Barat.

Melalui sinergi kuat dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Bank BJB berupaya membantu lebih banyak masyarakat. Mereka juga menjadi mitra strategis dalam menyalurkan pembiayaan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Komitmen Bank BJB dalam Program Perumahan Rakyat

Yusuf Saadudin menegaskan bahwa dukungan ini adalah langkah nyata Bank BJB. Ini untuk mengakselerasi penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat Jawa Barat. Sebagai bank yang berakar di Jabar, Bank BJB memiliki kepedulian kuat.

Bank BJB berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyalurkan pembiayaan. Ini termasuk melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Program ini sangat penting untuk masyarakat berpenghasilan rendah.

"Kami yakin, dengan sinergi yang kuat, dapat membantu lebih banyak masyarakat di Jawa Barat memiliki rumah impian mereka," ujar Yusuf Saadudin. Pernyataan ini menunjukkan optimisme Bank BJB dalam mencapai tujuan tersebut.

Capaian Gemilang Penyaluran FLPP oleh Bank BJB

Realisasi FLPP secara nasional telah mencapai 178.060 unit rumah hingga Agustus 2024. Angka ini sekitar 50,87 persen dari target 350.000 unit tahun ini. Jawa Barat mencatat realisasi tertinggi di tingkat nasional.

Dari alokasi 23.000 unit rumah di Jawa Barat, 36.546 unit telah terealisasi. Bank BJB bersama BJB Syariah menyalurkan 5.049 unit rumah dari total alokasi 10.000 unit. Ini setara dengan 50,49 persen dari porsi target yang ditetapkan.

Sejak tahun 2016 hingga pertengahan 2024, Bank BJB telah menyalurkan 38.878 unit rumah FLPP. "Capaian ini menegaskan posisi BJB sebagai salah satu penyalur aktif FLPP di Indonesia," kata Yusuf. Ini menunjukkan konsistensi Bank BJB dalam mendukung agenda perumahan rakyat.

Kemudahan program FLPP meliputi uang muka 1 persen dan bunga tetap 5 persen selama 20 tahun. Selain itu, ada bebas PPN, PBG, dan BPHTB. Skema ini dirancang inklusif untuk menjangkau lebih banyak masyarakat.

Inovasi dan Sinergi dalam "Imah Merenah Hirup Tumaninah"

Dalam program "Imah Merenah Hirup Tumaninah", Bank BJB tidak hanya menyediakan skema pembiayaan rumah terjangkau. Mereka juga memperluas akses melalui Kredit Program Perumahan (KPP). KPP ini ditujukan bagi pelaku usaha properti dan pembangunan.

Pelaku usaha seperti developer, toko bangunan, dan pengusaha lainnya dapat memanfaatkan KPP. Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, lembaga keuangan, dan asosiasi pengembang sangat diharapkan. Tujuannya menciptakan ekosistem perumahan berkelanjutan.

Yusuf Saadudin menyoroti dampak berganda dari program perumahan. Efek domino ini mencakup kesempatan kepemilikan rumah dan pergerakan sektor konstruksi. Terbukanya lapangan kerja baru dan berkembangnya industri pendukung juga penting.

"Bank BJB memastikan sinergi akan terus diperkuat," tutur Yusuf. Komitmen ini berlaku untuk pemerintah pusat, daerah, asosiasi pengembang, dan lembaga lain. Bank BJB berkomitmen memperluas kontribusi dalam pembangunan perumahan nasional.

  • Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait
  • Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari
  • Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti
  • Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi
  • Wakil Gubernur Erwan Setiawan
  • Perwakilan Kemenko Perekonomian
  • Bupati dan Walikota se-Jawa Barat
  • Jajaran petinggi Bank BJB

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi