Pemerintah Janji Siapkan Pekerjaan Baru untuk 10.965 Karyawan Sritex yang Terkena PHK, Tanpa Syarat Umur

Para eks karyawan Sritex akan mendapatkan kesempatan kerja tanpa syarat dan tanpa batasan usia, serta tidak akan dipersulit dalam mendapatkan pekerjaan.

Siti Ayu Rachma
Oleh Siti Ayu Rachma - Reporter
Pemerintah Janji Siapkan Pekerjaan Baru untuk 10.965 Karyawan Sritex yang Terkena PHK, Tanpa Syarat Umur
Pemerintah Janji Siapkan Pekerjaan Baru untuk 10.965 Karyawan Sritex yang Terkena PHK, Tanpa Syarat Umur (Merdeka.com)

Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer Gerungan atau yang akrab disapa Noel memastikan pemerintah akan mencarikan pekerjaan baru bagi 10.965 karyawan PT Sri Rezeki Isman Tbk (Sritex) yang terdampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

"Nah nggak kalah penting adalah kita juga mencari para kawan-kawan apa ini, kawan-kawan yang di PHK ini untuk mendapatkan pekerjaan di wilayah sekitar pabrik di situ," ucap Noel kepada media, Jakarta, Jumat (28/2).

Dia menegaskan. para eks karyawan Sritex akan mendapatkan kesempatan kerja tanpa syarat dan tanpa batasan usia, serta tidak akan dipersulit dalam mendapatkan pekerjaan baru.

"Dengan satu, tanpa syarat. Yang penting mereka mau bekerja, dan tidak dibatasi oleh umur," katanya.

"Nggak lah. Sudah lah kayak gitu. Jangan dipersulit. Hidup sudah susah. Jangan dipersulit lagi lah," tambahnya.

Selain itu, bagi para pekerja yang ingin beralih dari sektor tekstil, pemerintah akan menyediakan pelatihan melalui Balai Latihan Kerja (BLK). 

"Mereka mau kerja. Ada sektor tekstil, dan juga kalau seandainya mereka mau alih pekerjaannya, bisa kita masukin di BLK," terang dia.

Noel juga mengungkapkan pada Senin, 3 Maret 2025, dirinya akan mengunjungi pabrik Garut yang tengah membuka penerimaan tenaga kerja bagi 10.000 orang. Selain itu, Huawei juga dikabarkan akan membuka lapangan pekerjaan bagi sekitar 30.000 orang.

"Nah hari Senin, saya akan datang ke Garut di situ ada penerimaan lapangan pekerjaan 10.000 (orang). Dan Huawei itu juga akan menerima, buka lapangan pekerjaan sekitar 30.000, gitu," tutup Noel.

Sritex Dekat dengan Soeharta dan Pernah Berjaya

Sritex, atau PT Sri Rejeki Isman Tbk, adalah salah satu nama besar dalam industri tekstil di Indonesia. Didirikan pada tahun 1966 oleh HM Lukminto, perusahaan ini memulai langkahnya sebagai Usaha Dagang (UD) Sri Rejeki Isman di Pasar Klewer, Solo, Jawa Tengah.

Dengan fokus awal pada perdagangan tekstil, Sritex telah menempuh perjalanan panjang yang penuh liku-liku hingga mencapai puncaknya sebagai salah satu perusahaan terbesar di Asia Tenggara.

Pada tahun 1968, Sritex mendirikan pabrik cetak pertamanya di Solo, yang memproduksi kain putih dan berwarna. Perkembangan pesat perusahaan ini terus berlanjut.

Pada tahun 1978, Sritex resmi terdaftar sebagai perseroan terbatas (PT) di Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, menandai transformasi penting dalam status hukumnya.

Tidak lama setelah itu, pada tahun 1982, perusahaan ini membangun pabrik tenun pertama, yang semakin memperkuat posisinya di industri tekstil.

Sumber lain menyebutkan bahwa pada tahun 1976, Sritex telah berkembang menjadi perusahaan tekstil terpadu dengan fasilitas Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Kedekatan dengan penguasa Orde Baru, Presiden Soeharto, juga dikatakan berperan dalam pertumbuhan pesat Sritex, karena perusahaan ini mendapatkan banyak pesanan seragam dari pemerintah untuk Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan Polri.

Puncak Kejayaan Sritex

Seiring berjalannya waktu, Sritex terus memperluas kapasitas produksinya dan meningkatkan kualitas produk. Pada tahun 2013, Sritex mencatatkan diri sebagai perusahaan publik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Pada puncak kejayaannya, Sritex dikenal sebagai salah satu perusahaan tekstil terbesar di Asia Tenggara, mempekerjakan ribuan karyawan dan melayani klien besar internasional seperti H&M, Walmart, K-Mart, dan Jones

Apparel.Perusahaan ini beroperasi di lahan seluas 79 hektare di Sukoharjo, Jawa Tengah, dan memiliki kantor perwakilan di Jakarta. Sritex juga mempekerjakan tenaga profesional dari berbagai negara, termasuk Korea Selatan, Filipina, India, Jerman, dan China.

Produk yang dihasilkan oleh Sritex sangat beragam, mulai dari benang, kain mentah, kain jadi, pakaian jadi, hingga jasa pemintalan, penenunan, pewarnaan, percetakan kain, dan konfeksi.

Rekomendasi