Pemangkasan proyek strategis nasional dinilai lemahkan industri asuransi

Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mencatat penurunan asuransi rekayasa sebesar 15,4 persen pada Semester I-2018. Pemicunya adalah pemangkasan proyek infrastruktur yang dilakukan oleh Pemerintah.

Wilfridus Setu Embu
Oleh Wilfridus Setu Embu - Reporter
Pemangkasan proyek strategis nasional dinilai lemahkan industri asuransi
asuransi. igiftblog

Keputusan pemerintah memangkas jumlah proyek strategis nasional (PSN) berdampak pada turunnya kinerja industri asuransi domestik khususnya jenis asuransi rekayasa.

Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mencatat penurunan asuransi rekayasa sebesar 15,4 persen pada Semester I-2018. Pemicunya adalah pemangkasan proyek infrastruktur yang dilakukan oleh Pemerintah.

"Pertumbuhan negatif ini sejalan dengan keputusan Pemerintah untuk memangkas proyek infrastruktur pada semester I 2018," ungkap Ketua Bidang Statistik, Riset, Analisa, TI dan Aktuaria AAUI Trinita Situmeang, di Gedung Permata Kuningan, Jakarta, Senin (27/8).

Dijelaskan, pertumbuhan premi bruto asuransi rekayasa pada semester I-2018 sebesar Rp 838,9 milyar, turun dari periode yang sama tahun 2017 sebesar Rp 991,54 milyar. Sementara klaim bruto naik sebesar 24,8 persen, dari Rp 472,23 milyar pada semester I-2017 menjadi Rp 589,52 pada semester I-2018.

Jenis asuransi lain yang menurun pada semester I-2018 adalah asuransi energi. Premi Bruto asuransi pada semester I tahun ini tercatat Rp 1,071 triliun, turun 9,2 persen dari periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp 1,179 triliun.

Klaim bruto pun menurun sebesar 76,2 persen dari Rp 1,012 triliun pada semester I-2017 menjadi Rp 240,70 milyar pada semester I-2018. Penyebabnya adalah belum tercapainya target realisasi proyek di sektor tersebut.

"Meskipun harga minyak telah naik, namun realisasi pengeboran minyak di Indonesia masih jauh dari target. Menurut SKK Migas, selama semester I-2018 dari 104 target pengeboran sumur eksplorasi hanya 11 sumur yang terealisasi," tandasnya.

Rekomendasi