Tanpa disadari, 7 ketakutan ini halangi Anda jadi orang kaya

Ketakutan dan ketidaktahuan akan perilaku sendiri menjadi penghalang terbesar untuk menjadi kaya.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
Tanpa disadari, 7 ketakutan ini halangi Anda jadi orang kaya
Ilustrasi sukses. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock/Dr. Cloud

Hampir semua orang di muka bumi bekerja keras dan berlomba dalam mengumpulkan harta. Semuanya ingin kaya, namun ada beberapa hal yang tanpa disadari menjadi penghalang besar dalam menggapai keinginan ini. Terutama dan terbesar adalah rasa takut dalam diri sendiri.

Ketakutan dan ketidaktahuan akan perilaku sendiri menjadi penghalang terbesar untuk menjadi kaya. Malah ada beberapa orang yang suka menyalahkan kondisi ekonomi karena tidak kunjung kaya. Mereka tidak menyadari bahwa penghalang menjadi kaya adalah diri mereka sendiri.

Business Insider menulis beberapa ketakutan yang menghalangi Anda menjadi orang kaya. Ketakutan ini harus segera ditinggalkan jika ingin mengubah nasib dan keluar dari kemiskinan.

Berikut 7 ketakutan yang halangi Anda jadi orang kaya seperti dilansir dari Business Insider:

Takut dengan hal berbau asing

Takut dengan hal berbau asing
Ilustrasi sukses. ©2014 Merdeka.com/Shutterstock/Ollyy

Untuk meningkatkan kemampuan keuangan, diperlukan sarana intelektual yang lebih luas.

Kecenderungan selama ini, banyak masyarakat yang tidak sadar mengidap neophobia, yaitu ketakutan dengan benda atau suasana baru/asing. Padahal, suasana baru dibutuhkan untuk memperluas intelektual.

MedicineNet menyebut, neophobia layaknya seperti hewan yang menghindari atau mundur jika menemukan suatu objek atau situasi asing.

Takut membangun tim bisnis

Takut membangun tim bisnis
Ilustrasi sukses. ©2012 Merdeka.com/Shutterstock/Kurhan

Dalam buku Think and Grow Rich, Napoleon Hill menyebut soal aliansi, di mana ada satu orang atau lebih membantu pengusaha mencapai tujuan mereka.

Jika Anda takut membangun tim bisnis, maka akan susah untuk mengejar kekayaan.

Miliuner Bill Gates saja membutuhkan Paul Allen dalam menyukseskan Microsoft. Kemudian, Steve Jobs membutuhkan Steve Wozniak dalam membuat Apple. Larry Page membutuhkan Sergey Brin dalam meluncurkan Google.

Terjebak antara keinginan dan kebutuhan

Terjebak antara keinginan dan kebutuhan
Ilustrasi berbelanja. ©Shutterstock/Yuri Arcurs

Semua orang mungkin tahu apa perbedaan keinginan dan kebutuhan. Tapi, banyak orang yang takut dan tidak ingin menanyakan hal ini kepada diri mereka sendiri. Banyak yang terjebak dalam pertanyaan ini hingga mengurangi potensi investasi.

"Sungguh menakjubkan ketika saya bekerja melalui telepon dan beberapa orang mengatakan perawatan kuku tangan (manicure), dekorasi halaman dan pelayanan tubuh adalah kebutuhan," ucap penasihat keuangan, Michael Chadwick.

Takut gagal

Takut gagal
Ilustrasi kegagalan. ©Shutterstock.com/ Luis Santos

Tidak dipungkiri lagi, hampir semua orang takut gagal sebelum memulai bisnis mereka. Namun, yang Anda harus pahami adalah kegagalan itu merupakan hal biasa.

"Kegagalan itu masuk akal dari perspektif evolusi," ucap pengarang buku Stop Giving It Away, Cherilynn M. Veland.

Veland mengatakan, untuk mengalahkan rasa takut hanya perlu mengambil satu langkah pertama.

Takut penolakan

Takut penolakan
Ilustrasi sukses. ©2014 Merdeka.com/Shutterstock/ sdecoret

Mayoritas masyarakat di dunia ini pasti tidak suka dan takut dengan penolakan. Namun, ini adalah salah satu faktor yang akan menghalangi Anda menjadi kaya.

Miliuner besar dunia hingga kini dipastikan juga masih mengalami penolakan. Proposal proyek besar tidak akan langsung diterima begitu saja. Namun mereka tetap percaya diri dengan apa yang mereka miliki dan berusaha meyakinkan orang lain.

Tidak menetapkan tujuan

Tidak menetapkan tujuan
Ilustrasi sukses. ©2014 Merdeka.com/Shutterstock/Creativa

Menjadi kaya harus menjadi tujuan yang tertanam dalam diri sendiri, yang nantinya akan terurai menjadi serangkaian tindakan kecil.

Kebanyakan orang saat ini masih mempunyai keinginan samar-samar untuk menjadi kaya. Mereka lebih terlihat pasrah dan menunggu hal itu terjadi di masa depan.

Menjadi kaya membutuhkan tujuan dan langkah. Sekecil apapun langkah pertama Anda, itu akan membaut Anda lebih baik dari Anda sekarang.

Takut jadi sasaran kecemburuan

Takut jadi sasaran kecemburuan
Ilustrasi sukses. ©2014 Merdeka.com/Shutterstock/aslysun

Uang bisa menimbulkan rasa iri dan dengki dari pesaing, keluarga dan teman-teman sendiri. Pepatah lama mengatakan, "paku yang muncul ke atas akan dipukul turun." kata Dave Yeske, direktur perencanaan keuangan di Golden Gate University.

Namun demikian, rasa takut ini harus dihilangkan karena tidak ada keberhasilan tanpa keberanian.

 

Rekomendasi