Saat ini terdapat dua jenis orang kaya atau miliuner di dunia. Pertama adalah miliuner yang mewarisi kekayaan orang tua mereka, dan yang kedua adalah miliuner yang benar-benar memulai usaha dari nol hingga berhasil.
Cukup banyak miliuner yang berhasil karena usahanya sendiri dan tidak mengharapkan warisan. Bahkan banyak orang kaya dunia saat ini yang dulunya orang miskin. Namun karena kerja keras dan pantang menyerah, banyak yang berhasil menjadi salah satu orang terkaya dunia.
Lembaga riset Wealth-X baru-baru ini menyusun data terbaru tentang orang kaya dunia yang berhasil karena usahanya sendiri. Lebih dari 20 orang super kaya dunia berhasil karena usahanya sendiri, termasuk maestro teknologi Bill Gates, dan pendiri Alibaba, Jack Ma.
Merdeka.com mencoba mengutip beberapa nama orang kaya dunia yang berhasil karena usaha mereka sendiri. Berikut ulasannya seperti dilansir dari situs Business Insider:
Advertisement
Li Ka-Shing
Ka-Shing adalah salah satu orang terkaya di Asia dengan estimasi kekayaan mencapai USD 20,1 miliar atau setara dengan Rp 267 triliun. Ka-Shing merupakan salah atu orang pendukung Facebook, dan baru-baru ini perusahaannya yaitu Hutchison Whampoa membeli operator seluler terbesar kedua di Inggris, O2.
Tahun lalu, Ka-Shing juga menginvestasikan USD 23 juta pada perusahaan nabati pengganti telur yaitu Hampton Creek melalui perusahaannya Horizon ventures.
Meski demikian, Ka-Shing berasal dari keluarga miskin menjadi korban peperangan China dengan Jepang pada tahun 1940 silam. Saat itu, Ka-Shing dan keluarga tidak punya pilihan selain pindah ke Hong Kong untuk menyelamatkan diri.
Setelah pindah ke Hong Kong, ayahnya menderita sakit TBC akut. Ayah Ka-Shing tidak bisa diselamatkan dan akhirnya meninggal ketika usianya masih 15 tahun.
Ka-Shing akhirnya menjadi kepala keluarga dan harus membantu kehidupan keluarga. Dia memutuskan untuk meninggalkan sekolah dan bekerja sebagai buruh pabrik. Ka-Shing bekerja di pabrik selama 16 jam per hari. "Ini adalah satu-satunya cara untuk bisa menghidupi keluarga," ucap Ka-Shing.
Ka-Shing bekerja di pabrik selama 10 tahun, dan akhirnya memutuskan untuk maju dan membangun usaha sendiri. Ka-Shing kala itu mendirikan perusahaan Cheung Kong Industries yang bergerak di bidang produksi plastik. Berkat kegigihan dan ketekunan Li, usahanya terus berkembang hingga beralih ke real estate.
Advertisement
Jack Ma
Jack Ma adalah salah satu orang terkaya di China dengan estimasi kekayaan mencapai USD 26,7 miliar atau setara dengan Rp 355 triliun. Jack Ma berhasil menjadi orang terkaya di China berkat IPO perusahaannya yaitu Alibaba yang mencetak sejarah dengan nilai mencapai USD 25 miliar.
Meski demikian, Jack Ma dulunya hanya guru Bahasa Inggris dengan gaji USD 12 per bulan. Awal usahanya Jack Ma terpikat oleh internet saat berkunjung ke Amerika Serikat pada 1995. Dia melihat beberapa peluang bisnis di dalamnya dan akhirnya mendirikan situs e-commerce pada 1999.
Advertisement
Sergey Brin
Sergey Brin adalah salah satu orang terkaya dunia dengan estimasi kekayaan mencapai USD 29,1 miliar atau setara dengan Rp 387 triliun. Brin berimigrasi dari Moskow ke Amerika Serikat ketika dia masih kecil.
Sebelum bertemu dengan pendiri Google, Larry Page di Stanford University, Brin sudah mendapat gelar dalam bidang matematika dan ilmu komputer dari University Maryland.
Kini, Brin menjalankan Google X, sektor semi rahasia Google yang didedikasikan untuk inovasi teknologi. Brin sukses membangun Google dan menjadi salah satu orang terkaya.
Advertisement
Larry Page
Larry Page merupakan salah satu orang terkaya dunia dengan estimasi kekayaan mencapai USD 31,3 miliar atau setara dengan Rp 416 triliun. Larry pertama kali memulai proyeknya bersama Sergey Brin pada 1996 dengan nama BackRub. Proyek ini dibangun saat mereka satu asrama dalam mengejar kandidat doktor ilmu komputer di Stanford University.
Selama satu tahun, mesin pencari dasar ini dioperasikan pada server universitas sebelum mengambil bandwidth terlalu banyak. Pasangan Larry Page dan Sergey Brin akhirnya meninggalkan Stanford dan mulai membuat perusahaan yang saat ini dikenal sebagai Google.
Advertisement
Michael Bloomberg
Michael Bloomberg adalah orang terkaya di New York dengan estimasi kekayaan mencapai USD 33,7 miliar atau setara dengan Rp 448 triliun. Bloomberg memulai karirnya di Salomon Brothers, di mana dia bergabung sebagai pedagang hingga akhirnya menjadi partner.
Ketika perusahaan ini diakuisisi, dia menggunakan pesangon untuk mendirikan Bloomberg L.P di 1981. Perusahaan dirancang untuk membuat informasi mengenai pasar saham dan dapat diakses secara real-time.
Michael Bloomberg pernah menjabat sebagai Wali Kota New York selama tiga kali berturut-turut. Dia juga disebut sebagai calon kuat presiden Amerika Serikat berikutnya.
Advertisement
Carlos Slim Helu
Carlos adalah salah satu orang terkaya dunia dengan estimasi kekayaan mencapai USD 35,4 miliar atau setara dengan Rp 470 triliun. Carlos sebelumnya adalah mahasiswa teknik biasa di National Autonomous University (UNAM) di Mexico.
Sebelum mendirikan perusahaan dia sangat berminat dengan industri keuangan, telekomunikasi dan sektor media.
Hari ini, Carlos mengontrol lebih dari 200 perusahaan di Meksiko dan dia merupakan salah satu pemegang saham terbesar dari The New York Times.
Advertisement
Larry Ellison
Larry merupakan salah satu orang terkaya dunia dengan estimasi kekayaan mencapai USD 51,5 miliar atau setara dengan Rp 684 triliun. Ellison awalnya adalah seorang programmer yang akhirnya memutuskan untuk menjadi pengusaha dan mencoba keberuntungannya.
Larry dan rekannya akhirnya mengembangkan Oracle, yaitu sistem manajemen database relasional yang pernah digunakan oleh CIA. Larry menjabat sebagai CEO Oracle hingga 2014 dan sekarang menjadi ketua dan kepala kantor teknologi.
Kini, Larry menjadi salah satu orang terkaya di dunia dan memiliki portofolio real estate besar yang mencakup sebagian besar di Pulau Hawaii.Â