Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil mengaku mendapat banyak keluhan dari pengusaha industri logistik. Salah satunya, permasalahan minimnya infrastruktur yang selama ini jadi penghambat distribusi logistik. Imbasnya, harga barang menjadi mahal.
"Karena ada beberapa sebab mahalnya biaya logistik karena logistiknya sendiri, interkoneksi yang perlu diperbaiki yang akan melalui investasi besar-besaran tol laut dan perbaikan lainya. Itu satu sebab," ujar Sofyan yang ditemui di Kementerian Perekonomian, Jakarta, Jumat (9/1).
Penyebab lain adalah regulasi atau aturan yang tumpang tindih dan dinilai memberatkan pelaku industri. Mantan Menteri BUMN era Presiden SBY ini juga menyebut maraknya aksi 'pemalakan' yang membuat pelaku usaha menjadi tidak nyaman.
"Yang keempat adalah pungli. Makanya kemarin itu kita panggil semua industri, kita ingin mendengar apa masalahnya ayo kita selesaikan," kata dia.
Sofyan menuturkan, pekan depan pemerintah bakal kembali memanggil para pelaku industri logistik guna mencari solusi atas keluhan mereka. Dia yakin dalam waktu satu hingga dua bulan, pemerintah dan pengusaha akan mendapatkan solusi dari permasalahan yang dihadapi dalam bisnis sektor logistik.
"Kita akan selesaikan semua masalah, kita tunggu laporan mereka dalam bentuk matriks masalahnya di mana apa dan solusinya. Ini kan baru rapat kemarin. Mereka kumpulkan data dan dalam seminggu kita akan panggil rapat koordinasi dan akan ditugaskan siapa yang menyelesaikan. Mungkin dalam tempo 1-2 bulan akan selesai," ucapnya.