Menteri Susi: Laut RI Lebih Besar, Lebih Banyak Ikan dan Lebih Strategis Dari China

Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti mengatakan, Indonesia jauh lebih berpotensi juara ketika berbicara dunia kemaritiman. Salah satunya karena didukung dengan wilayah perairan RI yang terbilang luas. Dia berharap KKP dapat menjadi titik tolak bisnis kemaritiman di Indonesia.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Menteri Susi: Laut RI Lebih Besar, Lebih Banyak Ikan dan Lebih Strategis Dari China
Menteri Susi jelaskan proses penangkapan kapal buronan interpol. ©2018 Liputan6.com/Angga Yuniar

China optimistis dapat menguasai maritim dunia. Kepala Deputi Biro Manajemen Perikanan di Kementerian Agrikultur China Liu Zhong Xin menyebutkan, China berpotensi sebagai negara 'pembuat peraturan' dalam dunia perikanan internasional.

Merespon hal itu, Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti mengatakan, Indonesia jauh lebih berpotensi juara ketika berbicara dunia kemaritiman. Salah satunya karena didukung dengan wilayah perairan RI yang terbilang luas.

"Laut kita lebih besar, laut kita juga lebih banyak ikannya, serta laut kita lebih strategis," ucap dia di Gedung Mina Bahari III KKP, Jakarta, Kamis (20/12).

Menteri Susi menambahkan dirinya ingin menjadikan dunia maritim sebagai poros ekonomi Indonesia. Dia berharap KKP dapat menjadi titik tolak bisnis kemaritiman di Indonesia.

"Saya ingin KKP bisa jadi masa depan bangsa Indonesia, bisa jadi poros maritim atau titik tolak ekonomi kemaritiman, pemain dominan di bisnis kemaritiman," ujarnya.

Oleh sebab itu, Menteri Susi menilai, akuntabilitas dan profesionalitas penting untuk ditingkatkan kedepannya di jajaran KKP. Hal ini agar anggaran belanja KKP dapat terserap baik untuk program pembangunan masyarakat, khususnya bagi para nelayan di dalam negeri.

"KKP adalah departemen yang rencananya dijadikan monumental untuk membangun perekonomian kemaritiman. Jadi betapa pentingnya untuk menuju profesionalisme, akuntabilitas. Dengan dua itu kita akan menuju efektivitas dan tercapainya program-program pemerintah," tandasnya.

Reporter: Bawono Yadika Tulus

Sumber: Liputan6

Halaman
Rekomendasi