Aksi Pelajar Bawa Pedang di Bandung Berujung Ditangkap Polisi

Peristiwa bermula ketika Tim Prabu 3 menerima laporan para pelaku membuat resah warga dengan melempari botol ke pengendara motor yang melintas di Jalan Karapitan, Kota Bandung.

Azzura Galexia
Oleh Azzura Galexia - Reporter
Aksi Pelajar Bawa Pedang di Bandung Berujung Ditangkap Polisi
<p>ilustrasi garis polisi. ©2021 Merdeka.com</p>

Dua pelajar SMA berinisial ZA (17) dan AAS (17) ditangkap polisi pada Sabtu (26/9) dini hari. Mereka ditangkap usai nekat mengacungkan senjata tajam jenis samurai ke arah Tim Prabu Polrestabes Bandung.

Peristiwa bermula ketika Tim Prabu 3 menerima laporan para pelaku membuat resah warga dengan melempari botol ke pengendara motor yang melintas di Jalan Karapitan, Kota Bandung.

Polisi kemudian menindaklanjuti laporan itu dan menuju ke lokasi kejadian. Saat didatangi, para pelaku langsung melarikan diri menggunakan motor sambil nekat mengacungkan samurai ke arah polisi.

Aksi kejar-kejaran pun terjadi. Pelarian para pelaku kemudian berakhir ketika motor yang dikendarai hilang kendali dan menabrak pagar Sekogar.

"Sempat mengacungkan senjata tajam jenis samurai kepada petugas kami di lapangan. Keduanya berhasil diamankan setelah kendaraannya terjatuh menabrak pagar di Jalan Nias saat dilakukan pengejaran," kata Kabag Ops Polrestabes Bandung, AKBP Asep Saepudin, melalui keterangan diterima, Sabtu (26/9).

Dari pemeriksaan yang dilakukan, sambung Asep, para pelaku diduga merupakan anggota salah satu geng motor di Kota Bandung. Adapun selain menangkap pelaku, polisi juga menyita barang bukti samurai.

"Kami pastikan Polrestabes Bandung tidak akan segan menindak tegas siapa pun yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Keamanan warga Bandung adalah prioritas utama," ujar dia.

Rekomendasi