KAI Daop Semarang Siapkan Dua KA Lebaran Tambahan untuk Angkutan 2026
PT KAI Daop 4 Semarang menambah dua KA Lebaran tambahan untuk menghadapi lonjakan penumpang selama masa angkutan Lebaran 2026, guna memastikan kelancaran perjalanan masyarakat.
PT KAI (Persero) Daop 4 Semarang telah mengumumkan langkah strategis dengan menyiapkan dua kereta api (KA) tambahan untuk melayani lonjakan penumpang pada masa angkutan Lebaran 2026. Keputusan ini diambil untuk memastikan ketersediaan sarana transportasi yang memadai bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik. Penambahan ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan di jalur kereta api.
Dua KA tambahan tersebut meliputi KA ekonomi yang akan melayani rute vital Semarang-Jakarta, serta KA motor gratis (motis) dengan relasi Cepu-Jakarta. Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menegaskan bahwa penambahan ini merupakan bagian dari upaya KAI dalam meningkatkan pelayanan. Total akan ada 36 KA yang beroperasi setiap hari selama periode Lebaran.
Dengan adanya penambahan ini, KAI Daop 4 Semarang akan menyediakan rata-rata 19.207 tempat duduk setiap hari, melayani berbagai tujuan di seluruh Indonesia. Kapasitas yang lebih besar ini diharapkan mampu mengakomodasi kebutuhan perjalanan masyarakat. Ini juga akan memberikan pilihan transportasi yang lebih fleksibel bagi para pemudik.
Detail Penambahan Armada KA Lebaran
Luqman Arif, Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang, secara resmi mengonfirmasi penambahan dua KA Lebaran tambahan ini. Penambahan ini akan beroperasi bersama 34 KA reguler yang sudah terjadwal, menjadikan total 36 perjalanan KA setiap hari. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi tingginya permintaan selama musim mudik.
KA tambahan pertama adalah layanan ekonomi yang menghubungkan Semarang dengan Jakarta, rute padat yang selalu menjadi favorit pemudik. Sementara itu, KA tambahan kedua adalah program KA motor gratis (motis) dengan rute Cepu-Jakarta. Program motis ini sangat membantu masyarakat yang ingin membawa sepeda motor mereka tanpa harus berkendara jauh.
Ketersediaan armada tambahan ini menunjukkan komitmen KAI dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. Dengan kapasitas tempat duduk yang meningkat, diharapkan tidak ada lagi penumpang yang kesulitan mendapatkan tiket. Hal ini juga mendukung kelancaran arus transportasi nasional selama periode Lebaran.
Proyeksi Penjualan Tiket dan Puncak Arus Mudik Balik
Data terbaru dari KAI Daop 4 Semarang menunjukkan bahwa sebanyak 434 ribu tiket KA untuk masa angkutan Lebaran 2026 telah terjual. Tiket-tiket ini mencakup keberangkatan dari dan menuju berbagai stasiun di wilayah Daop 4 Semarang. Periode penjualan yang tercatat adalah untuk keberangkatan antara 13 hingga 30 Maret 2026.
Secara rinci, sekitar 213 ribu tiket telah dibeli oleh penumpang yang akan berangkat dari stasiun-stasiun di Daop Semarang. Sementara itu, sekitar 220 ribu tiket lainnya terjual untuk penumpang dengan tujuan akhir di berbagai stasiun dalam wilayah Daop Semarang. Luqman Arif menambahkan bahwa angka penjualan ini masih sangat mungkin bertambah, terutama untuk tanggal-tanggal favorit menjelang Lebaran.
Berdasarkan data sementara, puncak arus keberangkatan mudik diperkirakan akan terjadi pada tanggal 24 Maret 2026, dengan perkiraan jumlah penumpang mencapai 19 ribu orang. Di sisi lain, puncak arus kedatangan atau balik Lebaran diproyeksikan pada tanggal 19 Maret 2026, dengan jumlah penumpang yang tiba mencapai sekitar 19.700 orang. KAI terus memantau tren ini untuk penyesuaian operasional.
Sumber: AntaraNews