Data Kemenkeu: Belanja Kesehatan Tahun 2022 Capai Rp176 Triliun
Merdeka.com - Menteri Keuangan, Sri Mulyani mencatat, realisasi belanja anggaran kesehatan pemerintah sepanjang tahun 2022 sebesar Rp176,7 triliun. Belanja tersebut dilakukan melalui belanja kementerian/lembaga (K/L) sebesar Rp130,3 triliun, non K/L sebesar Rp10,6 triliun dan Transfer Ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) sebesar Rp35,8 triliun.
"Untuk anggaran kesehatan yang tahun 2022 mencapai Rp176,7 triliun ini turun cukup signifikan," kata Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati dalam Konferensi Pers APBN KiTA di Jakarta, Selasa (3/1).
Belanja anggaran kesehatan melalui K/L sebesar R130,3 triliun digunakan untuk beberapa program. Antara lain PBI JKN untuk 96,7 juta jiwa sebesar Rp45,8 triliun. Membayar klaim tunggakan pelayanan Covid-19 sebanyak 342,7 ribu pasien tahun 2021 dan 474,4 ribu pasien tahun 2022 sebesar Rp28,8 triliun.
Kemudian untuk penugasan 4.831 tenaga kesehatan ke daerah tertinggal Rp47,7 miliar. Pemeriksaan 53,6 ribu sampel obat, kosmetik dan suplemen kesehatan sebesar Rp24,3 miliar. Membayar fasilitas dan pembinaan 1.000 HPK bagi 7,4 juta keluarga Rp42,3 miliar.
Belanja kesehatan melalui K/L juga ditujukan untuk percepatan penurunan stunting dengan penyediaan makanan tambahan bagi 197,3 ribu ibu hamil kurang energi kronis (KEK) sebesar Rp178,8 miliar dan 386,4 ribu balita kurus Rp161,6 miliar.
Untuk bayi yang mendapat suplementasi gizi mikro sebanyak 24,8 ribu anak sebesar Rp7,2 miliar dan imunisasi rutin sebesar Rp1,7 triliun.
Belanja kesehatan melalui non K/L dimandatkan untuk jaminan kesehatan PNS/TNI/Polri/pensiunan sebanyak 4,2 juta orang sebesar Rp9,8 triliun dan subsidi pajak DTP kesehatan Rp567,1 miliar.
Terakhir, belanja kesehatan melalui TKDD digunakan untuk Bantuan Operasional Kesehatan (BOK)/Bantuan Operasional Keluarga Berencana (BOKB) Rp12,3 triliun seperti bagi 8.718 Puskesmas Rp3,4 triliun dan 5.359 balai penyuluhan Rp0,9 triliun.
Berikutnya, untuk DAK Fisik Kesehatan Rp12,9 triliun seperti peningkatan SPA di 4.279 Puskesmas serta Dana Desa penanganan Covid-19 Rp5,4 triliun.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya