Calon Taruna Meninggal Usai Jatuh di Akpol, Polri Buka Suara

Cabhatar 19 tahun ditemukan terluka di Akpol Semarang lalu meninggal di RS. Polisi masih mencari penyebab. Calon Taruna Akpol Meninggal.

Danny Adriadhi Utama
Oleh Danny Adriadhi Utama - Reporter
Calon Taruna Meninggal Usai Jatuh di Akpol, Polri Buka Suara
Pendaftaran Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2024 telah resmi dibuka sejak 26 Maret hingga 21 April 2024. (Foto: humas polri)

AMM (19), seorang calon Bhayangkara taruna, meninggal setelah ditemukan dalam kondisi terluka di lingkungan Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang, Gajahmungkur, Kota Semarang, Kamis (30/7) malam.

Polda Jateng menyampaikan peristiwa tersebut tengah didalami. Korban sempat mendapatkan penanganan medis usai ditemukan oleh rekan-rekannya di kawasan Akpol.

"Kami belum tahu penyebab yang bersangkutan kenapa bisa ditemukan terjatuh," kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Yulianto di Mapolda Jateng, Kamis (31/7/2026).

Ditemukan Terluka, Meninggal di Rumah Sakit

Yulianto memaparkan penanganan terhadap korban setelah kejadian di lingkungan Akpol Semarang.

"Tapi yang bersangkutan tidak bisa tertolong dan dinyatakan meninggal dunia. Saat ini jenazahnya masih di RS Bhayangkara untuk dilakukan pemulasaran. Selanjutnya jenazahnya bisa dibawa pulang oleh keluarga ke Makassar," ungkapnya.

Pihak kepolisian juga menyebut keluarga korban telah menerima kabar duka tersebut.

"Kami sudah dapat konfirmasi bahwa keluarga korban menerima ini sebagai musibah. Tentu saja semoga kejadian ini tidak merepotkan siapapun," jelasnya.

Status Cabhatar dan Rencana Pendidikan Integrasi

AMM diketahui telah dinyatakan lolos seleksi pendidikan integrasi yang diselenggarakan Polri bersama Mabes TNI di Akademi Militer (Akmil) Magelang. Informasi yang diterima kepolisian, ia rencananya akan diberangkatkan ke Magelang untuk mengikuti program tersebut.

"Dia taruna pengiriman dari Papua Barat. Biasanya mereka ini dikirim dari wilayah wilayah, dari Polda-Polda terus diseleksi lagi selama sebulan," jelasnya.
"Nah (Cabhatar AMM) ini lulus maka tadinya dikirim ke Magelang. Statusnya calon Bhayangkara taruna," ujarnya.

Langkah Polisi: Olah TKP dan Pemeriksaan Saksi

Kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi. Rekan-rekan korban yang mengetahui, menemukan, atau sempat berinteraksi terakhir turut dimintai keterangan untuk menelusuri rangkaian peristiwa.

"Saat ini petugas kami sedang melakukan penyelidikan dengan menggali keterangan teman-temannya yang menemukan, yang mengetahui sebelumnya, maupun yang sempat berinteraksi dengan korban," lanjutnya.

Polisi belum memastikan penyebab kejadian. Keterangan medis terkait penyebab kematian masih menunggu hasil pemeriksaan dokter.

"Kami belum tahu yang bersangkutan kenapa bisa ditemukan dalam kondisi seperti itu. Pemeriksaan secara mendalam masih dilakukan oleh tim medis, sehingga kami belum bisa menyimpulkan apakah karena terjatuh atau penyebab lainnya," pungkasnya.
Rekomendasi