Harga Daging Sapi Berpotensi Makin Mahal, Ini Penyebabnya

Harga di Pasar Kebayoran Lama bergerak beragam. Daging sapi masih tinggi dan disebut bisa naik lagi. Ini daftar harga terbaru dan suara pedagang.

Cahya Alena Fauza
Oleh Cahya Alena Fauza - Reporter
Harga Daging Sapi Berpotensi Makin Mahal, Ini Penyebabnya
Aktivitas pedagang daging sapi di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta saat melayani pembeli, Kamis (4/4/2024). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Harga pangan di Pasar Tradisional Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, bergerak beragam pada Jumat (31/7/2026). Daging sapi masih mahal, sementara telur ayam dan daging ayam mulai turun.

Perubahan harga ini terpantau langsung di lapangan pada Jumat pagi. Daging ayam berangsur terkoreksi, sedangkan telur ayam turun dari posisi puncaknya beberapa hari terakhir. Adapun daging sapi masih bertahan di level tinggi. Temuan tersebut berdasarkan pantauan Liputan6.com pada Jumat (31/7/2026).

Aisyah (60), pedagang ayam di lokasi, menyebut kenaikan harga berbagai komoditas sudah berlangsung lebih dari sepekan. "Mahal semua, sudah ada semingguan lebih," ujar Aisyah.

Harga Protein Hewani di Kebayoran Lama

Harga daging ayam di kios-kios Pasar Kebayoran Lama kini berada di kisaran Rp 35.000 per kg, turun dari pekan lalu yang sempat mencapai Rp 45.000 per kg pada Jumat, 24 Juli 2026. Telur ayam juga mulai melandai ke Rp 26.000 per kg setelah sebelumnya menyentuh Rp 30.000 per kg.

Rimah (39), pedagang telur dan sembako, menautkan kenaikan sebelumnya dengan momen dimulainya kembali aktivitas sekolah. "Lagi pada naik. Pas libur sekolah sempat Rp 24 ribu per kg,” kata Rimah.

Pedagang telur lainnya, Jojo (47), menyebut penurunan sudah terlihat, namun belum bisa memastikan kapan harga kembali ke Rp 24.000 per kg.

Berikut daftar harga komoditas protein hewani yang terpantau pada Jumat pagi:

  • Daging Ayam

    Rp 35.000 per kg (sebelumnya Rp 45.000 per kg pada Jumat, 24 Juli 2026).

  • Telur Ayam

    Rp 26.000 per kg (sebelumnya Rp 30.000 per kg; saat libur sekolah sempat Rp 24.000 per kg).

  • Daging Sapi

    Rp 150.000 per kg.

Pedagang Soroti Bahan Bakar, Daging Sapi Bisa Naik September

Harga daging sapi di Pasar Kebayoran Lama masih bertahan tinggi di Rp 150.000 per kg. Di lapangan, pedagang menyebut biaya bahan bakar untuk impor jadi salah satu faktor yang menahan harga tetap mahal.

"Kalau impor sapi dari Australia butuh bahan bakar. Itu yang bikin tinggi," ujar Bram.

Pedagang di lokasi juga menerima kabar bahwa harga daging sapi bisa kembali naik pada bulan September. "Bulan September katanya mau naik lagi," ujar dia.

Cecep, penjual daging sapi lain, mengaku belum mengetahui pasti alasan di balik kabar tersebut. Ia mengatakan harga yang kerap tinggi membuat usahanya belum berjalan optimal.

“Jadi enggak maksimal,” simpulnya.

Sembako Stabil: Beras, Minyak, dan Gula

Di luar komoditas protein, harga kebutuhan pokok cenderung stabil. Dika (22), penjual beras setempat, menyebut beras premium tetap di Rp 17.000 per kg, sedangkan kualitas medium di Rp 16.000 per kg.

Beras kualitas rendah bahkan kembali turun sebesar Rp 2.000 per kg, dari Rp 15.000 menjadi Rp 13.000 per kg.

Harga minyak dan gula juga tidak banyak berubah. Minyak goreng curah dijual sekitar Rp 20.000 per liter, dan gula pasir bertahan di Rp 19.000 per kg.

Rincian harga sembako yang terpantau pada Jumat pagi sebagai berikut:

  • Beras Premium

    Rp 17.000 per kg.

  • Beras Kualitas Medium

    Rp 16.000 per kg.

  • Beras Kualitas Rendah

    Rp 13.000 per kg (turun Rp 2.000 dari Rp 15.000 per kg).

  • Minyak Goreng Curah

    Sekitar Rp 20.000 per liter.

  • Gula Pasir

    Rp 19.000 per kg.

Rekomendasi