Bank Aceh Kembali Dipercaya Jadi Penyalur Program BSPS 2026, Perkuat Kesejahteraan Masyarakat
Bank Aceh Syariah (BAS) kembali terpilih sebagai bank penyalur Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk tahun anggaran 2026 di Aceh. Kepercayaan ini menegaskan komitmen Bank Aceh Penyalur BSPS 2026 dalam mendukung program strategis nasional.
Bank Aceh Syariah (BAS) kembali dipercaya sebagai bank penyalur program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di wilayah Aceh untuk tahun anggaran 2026. Keputusan ini diumumkan pada Jumat, 14 Maret, di Banda Aceh.
Penunjukan ini merupakan hasil proses seleksi ketat yang dilakukan oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI melalui Satuan Kerja (Satker) Perumahan dan Kawasan Permukiman Aceh, serta Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Sumatera I. Hal ini menunjukkan kapabilitas Bank Aceh dalam mengelola program bantuan.
Direktur Dana dan Jasa Bank Aceh, M Hendra Supardi, menyatakan bahwa sinergi ini membuktikan komitmen Bank Aceh dalam menyalurkan dana bantuan sosial. Penyaluran dilakukan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran bagi masyarakat prasejahtera di Aceh.
Komitmen dan Kapabilitas Bank Aceh sebagai Penyalur BSPS
Kepercayaan kembali terhadap Bank Aceh sebagai Bank Aceh Penyalur BSPS 2026 tidak lepas dari infrastruktur kantor cabang yang luas. Jaringan ini tersebar hingga ke pelosok Aceh, memudahkan akses bagi penerima bantuan di 23 kabupaten/kota.
M Hendra Supardi menekankan bahwa ini adalah tanggung jawab besar bagi Bank Aceh. Fokus utama mereka bukan hanya sekadar menyalurkan dana, tetapi juga memastikan bahwa setiap rupiah dari program pemerintah ini sampai ke tangan yang berhak tanpa kendala teknis sedikit pun.
Bank Aceh bertekad memastikan proses penyaluran berjalan lancar dan efektif. Hal ini demi mendukung program BSPS 2026 berjalan sesuai harapan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Rekam Jejak Sukses Penyaluran BSPS oleh Bank Aceh
Sejak pertama kali terlibat dalam program BSPS pada tahun 2018, Bank Aceh telah menunjukkan performa yang konsisten dan terpercaya. Hingga akhir tahun 2025, total dana yang telah difasilitasi penyalurannya oleh Bank Aceh mencapai angka Rp964,7 miliar.
Penyaluran historis menunjukkan peningkatan signifikan dari tahun ke tahun. Pada tahun 2018, sebesar Rp51,9 miliar disalurkan bagi 3.458 keluarga penerima manfaat di 19 kabupaten/kota di Aceh.
Pada tahun 2022, realisasi melonjak menjadi Rp343 miliar untuk 17.150 penerima di 13 kabupaten/kota. Kemudian, tahun 2023, Bank Aceh menuntaskan penyaluran Rp247,8 miliar bagi 12.392 penerima yang tersebar merata di 23 kabupaten/kota.
Lalu, pada tahun 2024, Bank Aceh menyalurkan Rp270 miliar kepada 13.501 penerima di 13 kabupaten/kota. Hingga tahun 2025, telah disalurkan sebesar Rp54 miliar bagi 2.602 penerima di 14 kabupaten/kota di tanah rencong.
Harapan dan Dukungan untuk Program BSPS 2026
M Hendra Supardi berharap program BSPS 2026 ini dapat menjadi stimulus yang kuat bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Aceh. Memiliki rumah yang layak huni adalah langkah awal menuju keluarga yang lebih sejahtera dan sehat.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Sumatera I, Iswanto, juga menyampaikan harapannya. Ia berharap kerja sama ini dapat berjalan sebagaimana harapan bersama.
Iswanto turut mengucapkan terima kasih kepada Bank Aceh atas dukungannya. Dukungan ini sangat berarti dalam membantu penyaluran bantuan stimulan perumahan swadaya, yang merupakan bagian penting dari upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Sumber: AntaraNews